Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kepatuhan Budaya Tentang Konsumsi Nutrisi dengan Produksi ASI pada Ibu Menyusui di Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember Nanda Febi Rinata; Awatiful Azza; Diyan Indriyani
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12647

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pemenuhan nutrisi ibu selama masa menyusui. Namun, praktik budaya terkait pantangan makanan masih banyak ditemukan di masyarakat dan berpotensi membatasi asupan nutrisi yang dibutuhkan ibu menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepatuhan budaya tentang konsumsi nutrisi dengan produksi ASI pada ibu menyusui di Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 147 ibu menyusui yang memiliki bayi usia 1–6 bulan. Sampel sebanyak 108 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kepatuhan budaya tentang konsumsi nutrisi diukur menggunakan kuesioner, sedangkan produksi ASI diukur menggunakan lembar observasi indikator kecukupan ASI. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden patuh terhadap budaya tentang konsumsi nutrisi sebanyak 83 responden (76,9%) dan memiliki produksi ASI kurang sebanyak 65 responden (60,2%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan budaya tentang konsumsi nutrisi dengan produksi ASI (p-value = 0,001) dengan koefisien korelasi r = -0,540 yang menunjukkan hubungan negatif dengan kekuatan sedang. Terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan budaya tentang konsumsi nutrisi dengan produksi ASI pada ibu menyusui di Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember. Semakin tinggi kepatuhan terhadap budaya konsumsi nutrisi yang dianut, maka produksi ASI cenderung semakin rendah.