This Author published in this journals
All Journal Jurnal Edukatif
Widya Sari
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Guru IPS Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IPS di SMA Swasta Darusssalam Medan Widya Sari; Sakti Ritonga; Nuriza Dora
Edukatif Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/je.v2i2.997

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IPS di SMA Swasta Darussalam Medan. 2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IPS di SMA Swasta Darussalam Medan. Metodologi penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Dalam penelitian ini para peneliti mengumpulkan data deskriptif yang diperoleh dari pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Siswa kelas 11 IPS setelah penetapan jurusan IPS terutama yang tidak memilih jurusan IPS, Guru-guru IPS yang mengajar dikelas IPS dan Wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan kesiswaan. Hasil penelitian strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar dilakukan dengan cara merubah pandangan siswa bahwa belajar IPS menarik dan menyenangkan, mengembangkan strategi pembelajaran yang bervariasi, memperhatikan kondisi mental siswa, melibatkan siswa secara aktif, desain kelas yang dinamis, mendalami latar belakang siswa dan persoalan hidupnya, memberikan apresiasi/hadiah. Faktor pendukung dalam meningkatkan motivasi belajar siswa ada 2 yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal berasal dari diri siswa itu sendiri dan faktor eksternal berasal dari orangtua, guru, teman sekelas dan lingkungan. Faktor penghambat dalam meningkatkan motivasi belajar siswa karena adanya rasa malas didalam diri yang siswa tidak ingin ubah, guru sebagai motivator tidak bisa melihat kondisi dan keadaan kelas, kurangnya pemahaman guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang menarik untuk siswa.