Nadhira Fathimah Dhiyanisa
Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadjaran

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MITIGASI BIAS PENAMPILAN DALAM PASAR KERJA: EVALUASI PERAN MODERASI KOMPETENSI MELALUI LENSA MAQASHID SYARIAH Nadhira Fathimah Dhiyanisa; Yunizar; Muhammad Fathrul Quddus
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1520

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh beauty privilege terhadap employability dengan kompetensi sebagai variabel moderasi dalam perspektif Maqashid Syariah. Menggunakan metode kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner dari 164 job seekers (18-35 tahun) di wilayah Bandung Raya dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode SEM-PLS dengan perangkat lunak SmartPLS 4.1.1.8. Hasil penelitian menunjukkan beauty privilege berpengaruh positif dan signifikan terhadap employability (β = 0.284, p-value = 0.001), membuktikan bahwa penampilan fisik masih memberikan keuntungan awal dalam rekrutmen. Namun, kompetensi terbukti memoderasi hubungan tersebut secara negatif dan signifikan (β = -0.105, p-value = 0.032). Artinya, tingginya kompetensi kandidat mampu melemahkan bias beauty privilege terhadap peluang kerjanya. Dalam tinjauan Maqashid Syariah, rekrutmen yang bias fisik berpotensi melanggar Hifz an-Nafs dan Hifz al-Mal karena meminggirkan kandidat yang layak. Sebaliknya, kompetensi yang mampu memitigasi bias ini sangat selaras dengan nilai Hifz al-'Aql dan Hifz ad-Din. Kesimpulannya, pengembangan kompetensi adalah strategi yang jauh lebih adil, substantif, dan berkelanjutan bagi pencari kerja dibandingkan hanya mengandalkan daya tarik fisik.
MITIGASI BIAS PENAMPILAN DALAM PASAR KERJA: EVALUASI PERAN MODERASI KOMPETENSI MELALUI LENSA MAQASHID SYARIAH Nadhira Fathimah Dhiyanisa; Yunizar; Muhammad Fathrul Quddus
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1520

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh beauty privilege terhadap employability dengan kompetensi sebagai variabel moderasi dalam perspektif Maqashid Syariah. Menggunakan metode kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner dari 164 job seekers (18-35 tahun) di wilayah Bandung Raya dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode SEM-PLS dengan perangkat lunak SmartPLS 4.1.1.8. Hasil penelitian menunjukkan beauty privilege berpengaruh positif dan signifikan terhadap employability (β = 0.284, p-value = 0.001), membuktikan bahwa penampilan fisik masih memberikan keuntungan awal dalam rekrutmen. Namun, kompetensi terbukti memoderasi hubungan tersebut secara negatif dan signifikan (β = -0.105, p-value = 0.032). Artinya, tingginya kompetensi kandidat mampu melemahkan bias beauty privilege terhadap peluang kerjanya. Dalam tinjauan Maqashid Syariah, rekrutmen yang bias fisik berpotensi melanggar Hifz an-Nafs dan Hifz al-Mal karena meminggirkan kandidat yang layak. Sebaliknya, kompetensi yang mampu memitigasi bias ini sangat selaras dengan nilai Hifz al-'Aql dan Hifz ad-Din. Kesimpulannya, pengembangan kompetensi adalah strategi yang jauh lebih adil, substantif, dan berkelanjutan bagi pencari kerja dibandingkan hanya mengandalkan daya tarik fisik.