Ayumi Athiyyah
Universitas Muhammadiyah Palopo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Psikosomatis terhadap Konsentrasi Belajar dan Keterlibatan Siswa dalam Kegiatan Sekolah Abdul Kadir; Ayumi Athiyyah; Riska Riska
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8512

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan menganalisis secara mendalam dampak manifestasi gejala psikosomatis terhadap kualitas konsentrasi belajar dan tingkat keterlibatan siswa Sekolah Dasar (SD) dalam kegiatan sekolah. Subjek penelitian melibatkan siswa kelas atas (4-6) yang mengalami gejala psikosomatis, serta guru dan orang tua sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gejala psikosomatis yang umum terjadi, seperti sakit kepala berulang, sakit perut, dan kelelahan kronis, berfungsi sebagai distraktor internal yang kuat, menyebabkan penurunan signifikan pada kualitas konsentrasi siswa. Gejala fisik ini menghambat pemrosesan kognitif, membuat siswa sulit fokus dan mencerna materi pelajaran. Selain itu, kelelahan dan lemas memicu penurunan keterlibatan emosional dan perilaku, yang termanifestasi dalam kurangnya semangat, menarik diri dari interaksi sosial, dan terhambatnya kelancaran program sekolah. Temuan kunci lainnya adalah perbedaan pemaknaan gejala di antara pihak terkait. Siswa cenderung memaknainya sebagai sakit fisik biasa, guru menafsirkannya sebagai masalah disiplin atau kurang manajemen waktu, sementara orang tua melihatnya sebagai masalah ketahanan atau nutrisi. Perbedaan interpretasi ini mengakibatkan strategi penanganan yang tidak terpadu hanya fokus pada solusi fisik (obat/istirahat) tanpa mengatasi akar penyebab psikologis (stres dan kecemasan). Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan perlunya intervensi yang berorientasi pada kesehatan mental dan dukungan terpadu dari sekolah dan keluarga untuk mengatasi psikosomatis pada siswa Sekolah Dasar.