Kemampuan menyusun kalimat sederhana merupakan salah satu capaian mendasar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Akan tetapi, aktivitas menulis dengan alat konvensional dapat menjadi tantangan bagi siswa disabilitas fisik yang mengalami keterbatasan motorik halus. Penelitian ini mengkaji penggunaan media storybook berbasis tablet untuk meningkatkan kemampuan siswa menulis kalimat sederhana bertema keluarga. Storybook digital dikembangkan khusus melalui platform Book Creator dan digunakan siswa melalui perangkat tablet. Media tersebut memuat navigasi halaman dengan sentuhan, petunjuk visual, kegiatan drag-and-drop, serta tahapan bantuan menulis yang disusun dari sederhana menuju lebih mandiri. Fitur narasi suara dan perekaman kalimat turut disediakan untuk mendukung pemahaman melalui pendengaran dan kemampuan mengekspresikan bahasa. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas dalam dua siklus dengan melibatkan dua siswa kelas V yang memiliki disabilitas fisik. Data diperoleh melalui observasi, penilaian unjuk kerja, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif serta kuantitatif menggunakan persentase. Pada asesmen awal, masing-masing siswa baru mencapai 25% dari kompetensi yang ditargetkan. Sesudah tindakan diberikan, perolehan siswa meningkat menjadi 85% dan 91%, sehingga keduanya memenuhi kriteria ketuntasan yang telah ditetapkan. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa media storybook berbasis tablet dapat mendukung peningkatan kemampuan menulis kalimat sederhana pada siswa disabilitas fisik. Penelitian berikutnya disarankan melibatkan peserta yang lebih banyak dan menerapkan media ini pada materi maupun lingkungan pendidikan yang berbeda.