Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Atribut Produk Minuman Tradisional Instan Temulawak Rempah Madu Dengan Kepuasan Konsumen (Studi Kasus di Omah Kelor Desa Jladri Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen) Lutfi Yoga Muhammad Lopa; Dyah Panuntun Utami; Istiqo Agus Wicaksono
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/suryaagritama.v14i2.6856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) karateristik konsumen minuman tradisional instan temulawak, (2) atribut minuman, dan (3) hubungan atribut minuman tradisional instan temulawak rempah madu yang diproduksi Omah Kelor dengan kepuasan konsumen. Desain penelitian ini menggunakan metode survei dengan sampel penelitian ini konsumen yang membeli dan mengkonsumsi minuman tradisional instan temulawak rempah madu, yang diambil dengan purposive sampling dan pengambilan sampel secara Convenience Sampling, sehingga diperoleh 97 orang. Analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif, analisis deskriptif, korelasi Rank Spearman, uji hipotesis koefisien korelasi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) karateristik konsumen dalam kategori perempuan dengan usia 26-45 tahun berendidikan SMA/ SMK, pekerjaan sebagai karyawan/pegawai, dengan pendapatan satu juta hingga tiga juta rupiah. Alasan mengkonsumi minuman tradisional dua hingga tiga kali dalam seminggu. (2) atribut minuman tradisional instan temulawak rempah madu beserta kekuatan hubungan dengan kepuasan konsumen yaitu meliputi dimensi rasa (sedang), aroma (sedang), tekstur (kuat), warna (kuat), khasiat (sedang), keamanan (kuat). (3) terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara atribut produk minuman tradisional instan temulawak rempah madu yang diproduksi oleh Omah Kelor dengan kepuasan konsumen. Hal ini didukung oleh nilai koefisien korelasi Rank Spearman sebesar 0,723 yang termasuk dalam kategori kuat, serta hasil uji hipotesis yang menunjukkan nilai Zhitung lebih besar dari Ztabel,yang menandakan hubungan yang signifikan secara statistik.
Pelatihan Desain dan Motif “Ecoprint Guyangan” Kabupaten Purworejo untuk Membentuk Unique Selling Point Susi Widjajani; Dyah Panuntun Utami
Lebah Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Purworejo memiliki banyak pengrajin ecoprint, dan salah satunya adalah Ecoprint Guyangan. Pengrajin memiliki motivasi kuat untuk mengangkat kearifan lokal agar ecoprint Purworejo dikenal secara nasional. Saat ini, pengrajin telah memiliki peralatan memadai, dan anggota memiliki ketrampilan yang bagus. Namun, produk memiliki kelemahan pada motif yang belum memiliki sentuhan inovasi. Motif masih monoton atau kurang beragam sehingga Ecoprint Guyangan belum memiliki unique selling point (keunikan yang berbeda dengan kompetitor). Berdasarkan latar belakang tersebut maka kegiatan peemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang unique selling point, desain dan motif ecoprint yang estetik, serta pelatihan pembuatan ecoprint. Hasil kegiatan adalah: 1) Pengetahuan dan pemahaman peserta tentang unique selling point untuk meningkatkan daya saing produk meningkat; 2) Pengetahuan dan ketrampilan peserta tentang desain dan motif ecoprint yang estetik lebih baik; dan 3) Peserta mampu membuat desain dan motif ecoprint yang estetik dan memiliki sentuhan inovasi. Kegiatan ini juga memberikan wawasan kepada peserta tentang pemanfaatan sumberdaya lokal yang dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat