Rendahnya kemampuan menulis siswa yang ditandai dengan kesulitan dalam mengembangkan ide, memilih diksi, serta menyusun struktur teks secara runtut. Kondisi ini mengindikasikan kebutuhan akan model pembelajaran yang dapat membantu siswa membangun gagasan secara terarah. Model concept sentence menjadi salah satu alternatif karena memanfaatkan kata kunci sebagai panduan dalam menyusun kalimat dan mengembangkan ide. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan penerapan model concept sentence dalam pembelajaran menulis berdasarkan empat penelitian terdahulu guna memperoleh gambaran komprehensif mengenai efektivitas dan konsistensinya dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur (literature review). Data berupa empat artikel ilmiah yang dipilih berdasarkan kesesuaian topik, yaitu penerapan model concept sentence dalam pembelajaran menulis di jenjang SMP. Data dianalisis dengan mengacu pada model analisis interaktif Miles dan Huberman, yaitu kondensasi data, penyajian informasi, dan penarikan simpulan, serta keabsahan data diperiksa melalui teknik triangulasi sumber. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model concept sentence secara konsisten mampu meningkatkan kemampuan menulis siswa SMP pada berbagai jenis teks. Kenaikan dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata serta tingkat pencapaian kompetensi pada setiap siklus pembelajaran, serta diikuti oleh meningkatnya keaktifan dan kemampuan siswa dalam mengembangkan ide secara lebih terstruktur. Selain itu, model ini terbukti fleksibel karena dapat diterapkan pada beragam jenis teks dengan hasil yang positif. Dapat disimpulkan bahwa model concept sentence terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa pada berbagai jenis teks.