Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aktivitas Antipiretik Ekstrak Etanol Daun Pacar Kuku (Lawsonia inermis L.) Pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Farahnida Kamdayani Farah; Sitti Fauzia Noer; Mustainah Mustainah
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 3 No. 3 (2024): volume 3 Issue 3 2024
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v3i3.1330

Abstract

Penelitian uji aktivitas antipiretik ekstrak etanol daun pacar kuku (Lawsonia inermis L.) pada tikus putih (Rattus norvegicus) galur wistar yang diinduksi pepton 5% telah dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antipiretik dari ekstrak etanol daun pacar kuku (Lawsonia intermis L.) dengan dosis 50 mg/kg BB, 100 mg/kg BB dan 150 mg/kg BB pada tikus jantan (Galur wistar) yang diinduksi pepton 5%. Metode penelitian terdiri atas serbuk simplisia daun pacar kuku diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Hewan uji yang digunakan adalah tikus putih sebanyak 15 ekor yang dibagi dalam 5 kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 3 ekor tikus putih lalu diukur suhu tubuh tikus putih pada rektal sebagai suhu awal. Kemudian diinduksikan dengan menggunakan larutan pepton 5% secara intraperitonial, perlakuan diberikan secara oral. Kemudian suhu tubuh tikus putih diukur menggunakan termometer digital tiap 60 menit hingga menit ke-180. Berdasarkan hasil penelitian, analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun pacar kuku (Lawsonia inermis L.) dosis 100 mg/kg BB memiliki aktivitas antipiretik yang sangat signifikan dan dosis 150 mg/kg BB memiliki aktivitas antipiretik yang tidak signifikan atau sama dengan kontrol positif tablet paracetamol. Kata Kunci: Antipiretik; Daun pacar kuku (Lawsonia inermis L.); Etanol 96 %
Uji Efek Sediaan Tonik Rambut Ekstrak Daun Mangga Manalagi (Mangifera Indica L. var.manalagi) Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Rambut Kelinci (Oryctolagus cuniculus) Ilma Rafidah Sulaiman; Nur Ida; Mustainah Mustainah
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Issue 2 2025
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v4i2.1698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas sediaan tonik rambut yang terbuat dari ekstrak daun mangga manalagi (Mangifera indica L. var. manalagi) dalam meningkatkan pertumbuhan rambut pada kelinci (Oryctolagus cuniculus). Ekstraksi dilakukan dengan metode refluks menggunakan air suling yang kemudian diformulasi menjadi sediaan tonik rambut dengan variasi konsentrasi (1%, 2%, dan 4%) untuk diuji efektivitasnya. Kontrol positif menggunakan Minoxidil 2% dan kontrol negatif berupa basis sediaan. Pengujian efektivitas menggunakan parameter panjang rambut pada hari ke-7 dan hari ke-14 pasca perlakuan. Skrining fitokimia juga dilakukan untuk identifikasi senyawa bioaktif dalam ekstrak termasuk mangiferin, kuersetin, dan kaempferol, yang diketahui memiliki potensi dalam merangsang pertumbuhan rambut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan tonik dengan konsentrasi 4% ekstrak daun mangga manalagi memiliki efek yang setara dengan kontrol positif. Penelitian lanjutan diperlukan untuk menentukan dosis optimal dan memahami mekanisme kerja senyawa aktif dalam meningkatkan pertumbuhan rambut
Efektivitas Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) Dan Daun Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) Terhadap Tikus (Rattus norvegicus) Dian Sahruni; Musdalifa Musdalifa; Mustainah Mustainah
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 4 No. 3 (2025): volume 4 issue 3 2025
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v4i3.1887

Abstract

Daun sirsak (Annona muricata L.) mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin dan alkaloid. Daun kacang panjang (Vigna sinensis L.) mengandung senyawa flavonoid, kalium, vitamin C, dan efektif sebagai menurunkan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Efektivitas Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) dan Daun Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) pada kombinasi berapa yang paling efektif pada Tikus (Rattus norvegicus). Metode yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (Na-CMC 1%), kontrol positif (Insulin), Ekstrak etanol daun sirsak dan daun kacang panjang dengan konsentrasi 25:75, 50:50, 75:25. Sebelum perlakuan tikus diinduksi dengan Aloksan secara intraperitoneal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sirsak dan daun kacang panjang menunjukkan efektivitas antidiabetes pada tikus dengan konsentrasi 50:50 dan 75:25 yang memberikan efektivitas antidiabetes yang paling efektif dan tidak berbeda nyata dengan pemberian larutan insulin sebagai kontrol positif.