Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Antidiabetik Oral Terhadap Fungsi Ginjal Berdasarkan Kadar Protein Dan Bilirubin Pada Pasien Diabetes Nurhasanah; Rusman; mustainah; Yasnidar Yasnidar
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 5 No. 1 (2026): volume 5 issue 1 2026
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v5i1.2075

Abstract

Sekitar sepertiga penderita diabetes melitus (DM) mengalami nefropati diabetik (ND), yang merupakan komplikasi jangka panjang yang umum terjadi pada penderita diabetes melitus dan merupakan penyebab utama dari gagal ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara penggunaan obat antidiabetik oral terhadap fungsi ginjal berdasarkan kadar protein dan bilirubin urin. Metode Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh dari rekam medis dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dengan program SPSS 23. Hasil uji chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis penggunaan ADO dengan kadar protein urin (p=0.820) maupun kadar bilirubin urin (p=0.a). Dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara lama penggunaan ADO dengan kadar protein urin (p=0.783) maupun kadar bilirubin urin (p=0.a). Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan obat yang digunakan tidak secara langsung memengaruhi peningkatan atau penurunan kadar protein dan bilirubin dalam urin sebagai indikator fungsi ginjal.
UJI AKTIVITAS ANTIHIPERTENSI EKSTRAK DAUN AWAR-AWAR (Ficus septica Buirm F.) PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) Sitti Fauziah Noer; Mustainah; Asriawalia
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/3jtw6e19

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah seseorang melebihi batas normal, yaitu 130/80 mmHg. Tekanan darah tinggi dapat dikendalikan dengan senyawa antihipertensi yang berasal dari bahan alam seperti flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui golongan senyawa dan aktivitas antihipertensi dari ekstrak etanol daun awar-awar (Ficus septica Burm F.) berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah sistolik dan diastolik pada tikus putih (Rattus norvegicus) jantan. Simplisia daun awar-awar diektraksi secara maserasi dengan pelarut etanol 70% dan dilakukan uji skrining fitokimia . Tikus jantan sebanyak 15 ekor  dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (Na.CMC 1%), kontrol positif (Captopril), serta  kelompok ekstrak daun awar-awar dengan dosis 75 mg/kg BB, 150 mg/kg BB, dan 300 mg/kg BB.. Pengukuran tekanan darah menggunakan alat Non- Invasive Blood Pressure (NIBP). Hasil skrining fitokimia positif golongan senyawa alkaloid, flavanoid, tanin, saponin, fenolid, dan terpenoid serta memiliki potensi dalam menurunkan tekanan darah tikus putih. Kesimpulan menujukkan bahwa ekstrak etanol daun awar-awar   mengandung senyawa   alkaloid, flavanoid, tanin, saponin, fenolid, dan terpenoid sedangkan  ekstrak etanol 70% daun awar-awar  dosis 75 mg/kg BB, 150 mg/kg BB dan 300 mg/kg BB memiliki aktivitas antihipertensi  pada tikus putih jantan.