Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Investment Risk Analysis of Gold, the Indonesia Composite Index (IHSG), and BBCA Stock in Indonesia using the Value At Risk (Var) Method With A Variance–Covariance Approach Aida Febriana Tanjung; Hani Maulida Hasibuan; Panca Taufik Kurahman; Fakhrur Rozi Nasution; Riri Syafitri Lubis
JISTech (Journal of Islamic Science and Technology) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jistech.v11i1.28790

Abstract

Investments in various financial instruments such as gold, the Indonesia Composite Index (IHSG), and individual stocks carry different levels of risk due to market price fluctuations. These differences require investors to understand potential risks in order to manage their portfolios optimally. Therefore, a quantitative risk measurement method is needed. Value at Risk (VaR) is a method used to estimate the maximum potential loss at a given confidence level and time horizon. This study aims to analyze and measure investment risk in gold, IHSG, and BBCA stock in Indonesia using the Value at Risk (VaR) method with a variance–covariance approach. The data consist of monthly closing prices from April 2024 to March 2025, implying a 1-month VaR horizon with confidence levels of 90%, 95%, and 99%. The results show that the VaR value at the 95% confidence level (1-month horizon) is (4,033.25) for gold, (8,064.47) for IHSG, and (7,931.17) for BBCA stock. At a higher confidence level of 99%, the VaR increases to (5,704.31) for gold, (11,405.74) for IHSG, and (11,217.20) for BBCA stock. These findings indicate that IHSG and BBCA stock have higher potential maximum losses compared to gold, consistent with their higher volatility levels. These results suggest that the variance–covariance VaR method provides measurable quantitative risk estimates across different confidence levels and time horizons, making it useful for investment decision-making and structured portfolio risk management.
Systematic Literature Review: Integer Programming dengan Metode Branch and Bound dalam Optimasi Fibri Rakhmawati; Abiy Muhanna; Fakhrur Rozi Nasution
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 20 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v20i1.110880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Integer Programming menggunakan metode Branch and Bound secara sistematis dalam menyelesaikan berbagai masalah optimasi melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Integer Programming memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan yang melibatkan variabel diskrit atau bilangan bulat, seperti pada penjadwalan, perencanaan produksi, dan distribusi sumber daya. Metode Branch and Bound dipilih karena kemampuannya dalam menghasilkan solusi optimal berbentuk bilangan bulat secara sistematis dan terstruktur. Penelitian ini dilakukan melalui tahapan identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan inklusi artikel yang diperoleh dari database Google Scholar dan Garuda dengan rentang tahun publikasi 2014 hingga 2024. Fokus kajian dibatasi pada 18 artikel ilmiah nasional untuk menggambarkan penerapan metode dalam konteks lokal, khususnya pada sektor industri dan UMKM di Indonesia, meskipun pembatasan ini berpotensi menimbulkan bias karena belum mencakup literatur internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode Branch and Bound paling banyak diterapkan pada sektor produksi dan manufaktur, dengan tujuan utama berupa maksimisasi keuntungan, minimisasi waktu produksi (makespan), serta optimasi penggunaan sumber daya. Secara kuantitatif, peningkatan keuntungan yang dilaporkan dalam berbagai studi berkisar antara 0,7% hingga 28,8%, sedangkan efisiensi waktu produksi mencapai hingga 10,31%. Selain itu, penggunaan perangkat lunak seperti POM-QM dan QM for Windows terbukti membantu meningkatkan efisiensi proses perhitungan. Secara keseluruhan, metode Branch and Bound menunjukkan kinerja yang efektif dalam menyelesaikan masalah optimasi berbasis bilangan bulat. Namun, tingkat efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh kompleksitas masalah dan ukuran data yang digunakan. Oleh karena itu, metode ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif yang andal dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis optimasi, khususnya pada permasalahan dengan skala yang tidak terlalu besar.