Kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SD masih tergolong rendah, yang tercermin dari hasil belajar siswa yang belum optimal. Pembelajaran masih dominan menggunakan buku cetak dan media konvensional yang kurang menarik, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media interaktif berbasis cerita bergambar yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE, dengan subjek penelitian meliputi ahli materi, media, dan bahasa, beberapa guru, serta lebih dari dua puluh siswa kelas V yang ditentukan secara purposive berdasarkan karakteristik kurikulum, kesiapan teknologi, dan dukungan sekolah. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan tes membaca pemahaman, dengan instrumen yang divalidasi melalui analisis isi. Teknik analisis data mencakup analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk menilai validitas dan kepraktisan media, serta analisis inferensial menggunakan uji statistik untuk mengukur efektivitas penggunaan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran, serta secara signifikan meningkatkan kemampuan membaca siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media interaktif berbasis cerita bergambar layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Implikasinya, media ini dapat membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna, serta menjadi acuan bagi pengembang lain dalam merancang media digital yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa.