Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Telaah Karya Arsitektur Brutalisme pada Masa Modern Muhammad Raufal Islamy; Fariz Amin Shobri; Muhammad Faiq An Nazmi; Abimanyu Akbar Fadillah; Anisa Anisa
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 12 No. 4 (2023): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v12i4.253

Abstract

Salah satu konsep yang muncul pada masa modern adalah brutalisme. Dalam sejarah arsitektur dikenal konsep arsitektur brutalisme yang berkembang sekitar pertengahan abad ke-20 di Inggris. Brutalisme dalam arsitektur dimaknai pada dua hal, yaitu karya arsitektur yang menggunakan beton ekspos (brut), dan karya arsitektur dengan bentuk yang berbeda atau tidak lazim pada masa itu. Kedua hal ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi karya arsitektur brutalisme. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan dan menafsirkan konsep arsitektur brutalisme pada karya arsitektur modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan data sekunder untuk mengenali ciri brutalisme pada karya arsitektur. Telaah brutalisme pada karya arsitektur di masa modern ini mendapatkan hasil sebagai berikut: karya arsitektur brutalisme menampilkan struktur asli ekspos beton, sehingga terkesan kaku, sederhana, dan warna terbatas tergantung pada warna beton. Selain itu karya arsitektur brutalisme terbukti memiki efisiensi ruang dan estetis.
Kajian Konsep Techno Architecture Pada Jakarta International Stadium Fariz Amin Shobri; Jundi Jundullah Afgani
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 10 No. 01 (2026): Purwarupa Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan arsitektur kontemporer yang semakin terintegrasi dengan teknologi mendorong lahirnya konsep techno architecture sebagai kelanjutan dari arsitektur industri dan high-tech. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan techno architecture pada Jakarta International Stadium melalui analisis sistem struktur, material, dan teknologi bangunan dengan metode kualitatif deskriptif naratif berbasis studi literatur dan studi kasus. Dengan metode penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif naratif hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep ini diwujudkan melalui penggunaan struktur bentang lebar baja, sistem atap adaptif dan bergerak, material berteknologi tinggi seperti ETFE dan PTFE, serta integrasi sistem mekanikal dan digital yang diekspose sebagai bagian dari ekspresi arsitektur, yang secara keseluruhan meningkatkan efisiensi struktural, fleksibilitas ruang, dan kinerja bangunan, sehingga menegaskan techno architecture sebagai pendekatan desain yang rasional dan relevan dalam menjawab tuntutan fungsional, keberlanjutan, dan adaptabilitas bangunan olahraga. Kata Kunci: Arsitektur Tekno, Teknologi Digital, Stadion, Jakarta ABSTRACT. The development of contemporary architecture, increasingly integrated with technology, has given rise to the concept of techno architecture as a continuation of industrial and high-tech architecture. This study aims to examine the application of techno architecture to the Jakarta International Stadium through an analysis of the building's structural systems, materials, and technology using qualitative, descriptive narrative methods based on literature reviews and case studies. Using qualitative research methods and a descriptive narrative approach, the results show that this concept is realized through the use of wide-span steel structures, adaptive and movable roof systems, high-tech materials such as ETFE and PTFE, and the integration of mechanical and digital systems exposed as part of the architectural expression. Overall, this enhances structural efficiency, spatial flexibility, and building performance, thus confirming techno architecture as a rational and relevant design approach in addressing the functional, sustainable, and adaptable demands of sports buildings.   Keywords: Techno Architecture, Digital Technology, Stadium, Jakarta