Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Kajian Bahan Material Dinding Rumah terhadap Kenyamanan Termal di Permukiman Padat Jundi Jundullah Afgani
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

enggunaan bahan material dinding rumah yang tepat diharapkan bisa mengurangi panas yang masuk secara konduksi kedalam ruang, tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji bahan material dinding rumah batu bata dan hebel terhadap kenyamanan termal di permukiman padat, metode yang digunakan menggunakan kuantitatif jdeskriptif dengan pengumpulan data dilapangan dan di analisis menggunakan diagram temperature efektif dan dibandingkan dengan teori yang ada, hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penggunakan dua bahan material pada dinding rumah di permukiman padat penduduk memberikan temperatur efektif diatas 28⁰C dan temperatur puncak terjadi sekitar pukul 12:00 – 14:00.
PENGARUH BAHAN MATERIAL DINDING RUMAH HEBEL DAN BATU BATA TERHADAP KONDISI TERMAL RUANG DALAM DI PERMUKIMAN PADAT PENDUDUK Jundi Jundullah Afgani; Gagoek Hardiman; Wahyu Setia Budi
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2019
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1151.103 KB) | DOI: 10.31848/arcade.v3i1.165

Abstract

Abstract: The conditions of houses in densely populated areas vary, some use brick and Hebel materials. the high density of an area makes air movement not work properly so that the temperature in the area of the region increases and will have an effect on the inner space of the houses in the settlement. therefore the purpose of this study is to find out the type of material that provides thermal comfort in indoor space in densely populated settlements. used in this study is a quantitative method with direct measurements in the field for 11 hours, to find out the temperature, humidity, and air movement, the results will be compared with the theory of thermal comfort standards of mom and wiesebron.Keyword: Thermal Comfort, House Wall, Densely SettlementAbstrak: Kondisi dari rumah-rumah yang berada di daerah padat penduduk bermacam-macam, ada yang menggunakan bahan material batu bata dan juga hebel. Tingginya kepadatan suatu wilayah membuat pergerakan udara menjadi tidak dapat berjalan dengan baik, sehingga suhu pada wilayah wilayah tersebut meningkat dan akan berefek pada ruang dalam dari rumah-rumah yang ada di permukiman tersebut. Oleh karena itu Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis material yang memberikan kenyaman termal pada ruang dalam rumah di permukiman padat penduduk. Metode yang digunakan didalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan pengukuran langsung di lapangan selama 11 jam untuk mengetahui temperature, kelembaban dan pergerakan udara, hasilnya nanti akan dibandingkan dengan teori standar kenyamanan termal Mom dan Wiesebron.Kata Kunci: kenyamanan Termal, dinding rumah, Permukiman padat.
Pengendalian Pembangunan Pada Kawasan Konservasi di Kampung Akuarium Jakarta Rezka Ajeng Larasati; Vivaldi Rizqi Hisyam; Dedi Hantono; Jundi Jundullah Afgani
REKA RUANG Vol 4 No 1 (2021): Reka Ruang
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/rkr.v4i1.2161

Abstract

Kampung Akuarium is an urban village located in Jakarta. It is located in the red zone according to the municipal regulation on the detailed spatial plan. Based on the regulation, Kampung Akuarium is delineated as the area intended for the local government needs. This research was conducted to investigate the utilization of the municipal regulation on land use control in Kampung Akuarium. This research also aims to reveal the role of municipal regulation to solve the problem in the Kampung Akuarium. This research utilizes the descriptive-qualitative method. The data was collected through an extensive literature review. The result shows that the development control is not well applied in the development of Kampung Akuarium. The land-use control mechanism still caused several conflicts which burden the urban village dwellers.
Pengenalan Arsitektur Melalui Ketrampilan Dwimatra menggunakan Media Mosaik pada Anak Santri Yeptadian Sari; Anisa Anisa; Jundi Jundullah Afgani; Sepli Yandri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jpmt.3.1.25-30

Abstract

Pengenalan Arsitektur Melalui Ketrampilan Dwimatra menggunakan Media Mosaik pada Anak Santri merupakan program pengabdian masyarakat prodi Arsitektur bekerjasama dengan Yayasan Arrahmah Duta Mekar Asri Cileungsi dengan tujuan utama Bersama meningkatkan kualitas didik anak santri. Permainan Mosaik ini dilakukan pada anak usia TK sehingga kerjasama diwakili oleh TPA Arrahmah dengan melibatkan santri sebanyak 24 orang.  Permasalahan yang ditemui adalah anak santri usia TK masih dalam masa belajar sambil bermain, sehingga dibutuhkan permainan-permainan untuk mengenalkan arsitektur. Sehingga metode pelaksanaan yang digunakan adalah bermain menyusun mosaik secara berkelompok, dengan alas gambar mosaik berupa rumah tradisional. Hasil dari pengabdian masyarakat ini anak santri : (1) Mampu berekspresi dengan mosaik;  (2) Meningkatkan kemampuan motorik; (3) Meningkatkan kemampuan Kognitif; (4) Mampu bekerjasama dalam kelompok; (5) Meningkatkan kreatifitas; dan (6) Relaksasi dalam belajar sambil bermain. Kata kunci: arsitektur, mosaik, ketrampilan dwimatra
Penyuluhan Arsitektur Ramah Usia bagi Komunitas Ibu Hebat Anisa Anisa; Yeptadian Sari; Ratna Dewi Nur'aini; Wafirul Aqli; Jundi Jundullah Afgani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jpmt.4.1.43-48

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh tim dari Jurusan Arsitektur bekerjasama dengan sebuah Komunitas yang membahas tentang Arsitektur Ramah Usia. Arsitektur merupakan sebuah wadah bagi manusia untuk berkegiatan. Arsitektur digunakan oleh manusia selama hidupnya mulau dari bayi hingga lansia. Karena itulah penting arsitektur bisa ramah terhadap semua rentang usia. Permasalahannya adalah seringkali arsitektur hanya fokus mewadahi kenyamanan rentang usia tertentu seperti usia anak-anak hingga dewasa. Padahal dari bayi hingga lansia semuanya membutuhkan kenyamanan yang sama dalam berkegiatan. Metode yang dilakukan pada pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan secara daring. Penyuluhan daring membutuhkan teknologi dan metode penyampaian yang berbeda dengan luring, karena itulah tim pengmas melakukan beberapa tahap dalam pengabdian masyarakat ini. Secara umum ada 4 tahapan yang dilakukan yaitu mulai dari persiapan, publikasi dan pendaftaran, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Hasil yang didapatkan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah tercapainya pemahaman mengenai arsitektur yang ramah usia kepada para peserta, dalam rangka desain yang lebih baik dan lebih nyaman untuk semua penggunanya. Kata kunci: arsitektur, ramah usia, universal
KAJIAN KONSEP KONTEMPORER PADA BANGUNAN MASJID Muhamad Ridwan; Jundi Jundullah Afgani
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur kontemporer merupakan gaya konsep desain yang baru arsitektur kontemporer memiliki banyak gaya desain yang berbeda. arsitektur kontemporer sangat konseptual, berbagai gaya dan pendekatan di terapkan di dalam sebuah desain bangunan. arsitektur kontemporer merupakan sebuah perkembangan di dunia arsitektur, perkebangan zaman mempengaruhi terjadinya sebuah konsep pada bangunan tersebut, bangunan masjid tidak luput dari sebuah desain arsitektur kontemporer, fenomena desain bangunan masjid dengan konsep arsitektur juga terjadi. pada sebuah pembahasan bangunan masjid al irsyad, masjid honeycomb dan masjid kapsarc bangunan masjid tersebut menerapkan konsep arsitektur kontemporer pada bangunannya. Bangunan masjid tersebut memiliki ciri dan khas masing masing dari desainnya. Penerapakan konsep dan prinsip arsitektur kontemporer terjadi pada bangunan tersebut. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan prinsip-prinsip konsep arsitektur kontemporer pada bangunan masjid. Selain itu, manfaat dari penelitian ini dapat menjadi acuan bagi mahasiswa arsitektur dalam merancang bangunan yang berkonsep arsitektur kontemporer. pada penelitian ini mengelola data dan menguraikan dengan metode deskriptif dengan strategi kualitatif Dalam mencari data menggunakan metode deskripsi pada studi kasusnya. deskripsi studi kasusnya meliputi beberapa hal, yaitu data studi kasus,gubahan massa, eksterior,interior, tata ruang dan sirkulasi, fasad, tampak dan struktur.
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR KONTEMPORER PADA BANGUNAN MASJID AL IRSYAD Muhamad Ridwan; Jundi Jundullah Afgani
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 7 No. 1 (2023): Purwarupa Vol 7 No 1 Maret 2023
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/purwarupa.7.1.9-14

Abstract

ABSTRAK. Arsitektur kontemporer merupakan gaya konsep desain yang baru arsitektur kontemporer memiliki banyak gaya desain yang berbeda. arsitektur kontemporer sangat konseptual, berbagai gaya dan pendekatan di terapkan di dalam sebuah desain bangunan. arsitektur kontemporer merupakan sebuah perkembangan di dunia arsitektur, perkebangan zaman mempengaruhi terjadinya sebuah konsep pada bangunan tersebut, bangunan masjid tidak luput dari sebuah desain arsitektur kontemporer, fenomena desain bangunan masjid dengan konsep arsitektur juga terjadi. pada sebuah pembahasan bangunan masjid al irsyad, masjid honeycomb dan masjid kapsarc bangunan masjid tersebut menerapkan konsep arsitektur kontemporer pada bangunannya. Bangunan masjid tersebut memiliki ciri dan khas masing masing dari desainnya. Penerapakan konsep dan prinsip arsitektur kontemporer terjadi pada bangunan tersebut. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan prinsip-prinsip konsep arsitektur kontemporer pada bangunan masjid. Selain itu, manfaat dari penelitian ini dapat menjadi acuan bagi mahasiswa arsitektur dalam merancang bangunan yang berkonsep arsitektur kontemporer. pada penelitian ini mengelola data dan menguraikan dengan metode deskriptif dengan strategi kualitatif Dalam mencari data menggunakan metode deskripsi pada studi kasusnya. deskripsi studi kasusnya meliputi beberapa hal, yaitu data studi kasus,gubahan massa, eksterior,interior, tata ruang dan sirkulasi, fasad, tampak dan struktur. Kata Kunci: Arsitektur, Kontemporer, Bangunan Masjid ABSTRACT. Contemporary architecture is a new design concept style architecture has many different design styles. Contemporary architecture that is very conceptual, various styles and approaches are applied in a building design. Contemporary architecture is a development in the world of architecture, the development of the times that affect the occurrence of a concept in the building, the mosque building does not escape from a contemporary architectural design, the phenomenon of mosque building design with architectural concepts that occur. In a discussion of the building of the Al Irsyad Mosque, the Honeycomb Mosque and the Kapsarc Mosque, the mosque building applies the concept of contemporary architecture to the building. The mosque building has the characteristics and characteristics of each of its designs. The application of contemporary architectural concepts and principles occurs in the building. The purpose of this study is to describe the principles of contemporary architectural concepts in mosque buildings. In addition, the benefits of this research can be a reference for architecture students in designing buildings with contemporary architectural concepts. in this study manage the data and describe it using descriptive methods with qualitative strategies. In finding data using the description method in the case study. The case study description includes several things, namely case study data, mass composition, exterior, interior, layout and circulation, facade, appearance and structure. Keywords: Architecture, Contemporary, Mosque Building
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR BIOKLIMATIK PADA BANGUNAN HOTEL RESORT (STUDI KASUS HAINAN BLUE BAY WESTIN) Nouval Fazri Nugroho; Jundi Jundullah Afgani
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 7 No. 1 (2023): Purwarupa Vol 7 No 1 Maret 2023
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/purwarupa.7.1.21-26

Abstract

ABSTRAK. Hotel Resort didefinisikan sebagai hotel yang terletak dikawasan wisata, dimana sebagian pengunjung yang menginap tidak melakukan kegiatan usaha. Umumnya terletak cukup jauh dari pusat kota sekaligus difungsikan sebagai tempat peristirahatan. Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa hotel resort secara total menyediakan fasilitas untuk berlibur, rekreasi, dan olahraga. Selain itu, umumnya resort hotel tidak bisa dipisahkan dari kegiatan menginap bagi pengunjung yang berlibur dan ingin menghilangkan penat dari kegiatan sehari-hari. Hotel Resort umumnya di bangun pada daerah pantai yang memiliki iklim berbeda dari perkotaan. Maka dari itu pada penelitian ini diterapkan konsep Arsitektur Bioklimatik, yang merupakan konsep yang sangat memperhatikan aspek lingkungan dan iklim sekitar yang dimana konsep tersebut dapat memanfaatkan potensi alam untuk dijadikan sebagai pencahayaan alami dan guna mengurangi penggunaan energi listrik.Kata Kunci: arsitektur, bioklimatik, hotel resort, iklim, konsep ABSTRACT. Resort hotels are defined as hotels located in tourist areas, where most of the visitors who stay do not carry out business activities. Generally located quite far from the city center as well as functioned as a resting place. Based on the above definition, it can be concluded that resort hotels provide facilities for vacation, recreation, and sports in total. In addition, generally resort hotels cannot be separated from staying activities for visitors who are on vacation and want to relieve fatigue from daily activities. Resort hotels are generally built in coastal areas that have a different climate from urban areas. Therefore in this study, the concept of Bioclimatic Architecture is applied, which is a concept that is very concerned with environmental and climatic aspects where the concept can take advantage of the potential of nature to be used as natural lighting and to reduce the use of electrical energy.Keywords: architecture, bioclimatic, hotel resort, climate, concept
KAJIAN PENGHAWAAN ALAMI PADA BUKAAN RUMAH TINGGAL DIPERMUKIMAN PADAT PENDUDUK Jundi Jundullah Afgani
NALARs Vol 22, No 1 (2023): NALARs Volume 22 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/nalars.22.1.73-80

Abstract

Penghawaan alami merupakan kebutuhan penting bagi sebuah bangunan, maupun pengguna dari bangunan tersebut. Dengan menggunakan penghawaan alami dan system ventilasi udara yang baik akan berdampak pada kenyamanan termal didalam ruang dan membuat sebuah ruang menjadi lebih sehat karena pergerakan udara didalam ruang berjalan dengan baik, untuk memberikan kenyamanan bagi ruang-ruang di dalam rumah saat ini penghawaan alami sering dianggap tidak penting karena dapat ditanggulangi oleh penghawaan buatan, sehingga banyak sekali rumah-rumah yang ada sangat tergantung pada penghawaan buatan seperti kipas, Air Condition (AC) dan lain-lain,. tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kondisi penghawaan alami pada rumah tinggal di permukiman padat penduduk dan  memberikan solusi agar penghawaan alami pada rumah tinggal di permukiman padat penduduk bisa maksimal sesuai dengan ketentuan standart SNI. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang didalamnya terdapat studi literature guna mendapatkan referensi sebagai dasar yang ada, selain itu penelitian ini juga menggunakan metode observasi secara langsung guna mendapatkan data-data yang ada seperti jenis dan ukuran dari jendela maupun ventilasi udara. Hasil yang didapat dari penelitian ini menunjukkan bahwa dimensi-dimensi dari jendela maupun ventilasi pada rumah tinggal masih belum memenuhi standart SNI, sehingga perlu adanya penambahan jumlah jendela dan ventilasi untuk memenuhi kebutuhan penghawaan alami pada rumah tinggal, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi atau dapat menjadi acuan untuk rumah-rumah yang ada.
Residents' Perceptions of Passive Design Responding to Climate Change in Simple Houses in Depok, West Java, Indonesia Anisa, Anisa; Jundullah Afgani, Jundi; Lissimia, Finta
Sustainability Science and Resources Vol. 6 (2024): Sustainability Science and Resources
Publisher : The Indonesian Forestry Certification Cooperation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55168/ssr2809-6029.2024.6001

Abstract

Since the last few years, environmental issues related to global warming and increasing earth surface temperatures have had an influence on various fields. This environmental issue also affects the micro and macro climate. Architecturally, design can respond to changes in microclimate with passive design and active design. Passive design has long been applied to vernacular architecture, namely responding to local conditions in buildings. Meanwhile, active design is related to the latest technology and developments, such as energy-saving technology, as well as the use of natural elements as energy sources. This research uses quantitative methods. Primary data was collected using a questionnaire to determine the tendency of residents' perceptions of passive design. The analysis of this research is descriptive statistics, based on the answers of 35 respondents who live in simple houses in Depok, West Java, Indonesia. The research results showed that respondents' tendency towards passive design was shown in several things, namely: additional elements of the building at the front (canopy) can reduce heat and create shadow areas, the location and size of openings can support natural lighting and ventilation. Openings can be doors, windows, grilles, rosters and other elements. The existence of open space at the front and back of the house can reduce heat and cool the microclimate.