Dea Rosalina Ritonga
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Pelaksanaan Program Posyandu Balita di Indonesia dan Kendala Yang Dihadapi: Tinjauan Literature Dewi Agustina; Nabila Nabila; Diandra Zaskiah; Nadia Syahputri Sinaga; Indah Nurul Ismi; Khairunisa Anggraini; Dea Rosalina Ritonga; Yolanda Ramadhani; Sakila Kirey Randita Pane; Andini Srikandi; Nazwa Dwi Syafitri; Filzaricha Ardhita; Indah Azzahra Ritonga; Hasanul Affan Alhadi; Jilmy Sahbana Harahap
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 2 (2026): Volume 15 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i2.25759

Abstract

Program Posyandu balita merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang berperan strategis dalam mendukung Pembangunan Kesehatan Masyarakat, khususnya meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala yang memengaruhi efektivitas program. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program Posyandu balita di Indonesia serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi melalui pendekatan tinjauan literatur. Metode yang digunakan adalah studi literature terhadap beberapa jurnal ilmiah nasional dari database Google Scholar yang terbit antara 2016 - 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa program Posyandu di Indonesia telah berjalan cukup baik dalam memberikan layanan kesehatan dasar seperti pemantauan pertumbuhan, imunisasi, dan penyuluhan. Namun, kendala utama meliputi rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan kader, kurangnya sarana prasarana, serta lemahnya pencatatan data. Kesimpulannya, diperlukan peningkatan kualitas sumber daya manusia, dukungan fasilitas, serta strategi promosi kesehatan untuk meningkatkan efektivitas program Posyandu.
Gambaran Kebiasaan Merokok dan Paparan Rokok pada Remaja di Indonesia Dea Rosalina Ritonga; Khairunsyah Khairunsyah; Nadia Syahputri Sinaga; Muhammad Rafly; Raisya Rhadella Br Ginting; Wahyudi Wahyudi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Juli : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v5i2.6124

Abstract

Smoking is one of the most common behaviors among adolescents, especially in Indonesia. This habit not only impacts on individual health, but also has far-reaching social and economic consequences. Smoking is a national problem that is difficult to solve where this activity is still often carried out by many people. Although it is often written in newspapers, magazines and the mass world stating the dangers of smoking, in fact some people still smoke frequently. According to data from the Ministry of Health, the prevalence of smoking among Indonesian adolescents has shown an alarming increase in recent years. In terms of health smoking should be stopped, because it can cause lung cancer and blockage of blood vessels that can cause death. Cigarettes consist of more than 4000 chemicals of which one of the main elements is nicotine. Nicotine can increase adrenaline secretion in the adrenal cortex which promotes an increase in serum acid concentration. The smoke produced from plants Nicotiana tobacum, Nicotiana rustica and other species or synthetics whose smoke contains nicotine which is addictive and not carcinogenic.addiction as a disease of free will. Where smoking is a voluntary behavior that makes a person feel addicted. But with the dangers of smoking that have been mentioned until now there are no policies and regulations governing age limits for cigarette buyers in Indonesia which causes elementary school children to be free to buy cigarettes at outlets or in stores.