This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pembelajaran untuk Mengatasi Kesulitan Menulis Bahasa Indonesia dan Menyelesaikan Soal Cerita Matematika pada Siswa Sekolah Dasar Imelda Atriani; Nurul Aliyah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.18952

Abstract

Kesulitan dalam menulis bahasa Indonesia dan menyelesaikan soal cerita matematika merupakan tantangan yang dihadapi oleh banyak siswa sekolah dasar. Faktor penyebabnya dapat dikategorikan menjadi faktor internal, seperti lemahnya kemampuan motorik halus, visual memori yang kurang berkembang, serta rendahnya motivasi belajar. Selain itu, faktor eksternal seperti rendahnya dorongan dari keluarga, metode pembelajaran yang kurang efektif, serta pengaruh media digital juga berkontribusi terhadap kesulitan belajar siswa. Studi ini dilakukan guna mengidentifikasi berbagai faktor yang berdampak pada kesulitan belajar siswa serta menganalisis strategi pembelajaran yang dapat diterapkan untuk mengatasi kendala tersebut. Studi literatur yang mengkaji sejumlah jurnal dan sumber ilmiah terkait menjadi metode utama dalam penelitian ini. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi kendala belajar siswa meliputi Metode Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning - CTL), penggunaan teknik mnemonik dan alat bantu visual, serta pembelajaran interaktif dan partisipatif. Metode CTL membantu siswa memahami konsep secara lebih nyata dan kontekstual, sedangkan teknik mnemonik dan alat bantu visual meningkatkan daya ingat dan pemahaman konsep. Sementara itu, pembelajaran interaktif dan partisipatif melibatkan siswa aktif terlibat dalam proses pembelajaran sehingga mampu meningkatkan motivasi dan keterampilan berpikir kritis. Dengan menerapkan strategi ini, diharapkan siswa dapat lebih mudah dalam menulis bahasa Indonesia dan menyelesaikan soal cerita matematika secara efektif.
Pemanfaatan Media Interaktif Baamboozle untuk Meningkatkan Pemahaman Konseptual Perkalian Bilangan Cacah pada Siswa Kelas 4 Sekolah Dasar Nurul Aliyah; Salsa Bila; Lyra Virna
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21124

Abstract

Pemahaman konsep perkalian masih menjadi tantangan bagi banyak siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengkaji isi modul ajar yang dirancang dengan media interaktif Baamboozle untuk membantu siswa kelas 4 SD memahami perkalian bilangan cacah secara lebih menyenangkan dan bermakna. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis isi, penelitian ini menelaah bagaimana struktur, model pembelajaran, media, serta strategi dalam modul mendukung proses belajar. Hasilnya, modul ini menggabungkan pembelajaran berbasis masalah, kerja kelompok, dan eksplorasi langsung dengan media konkret serta digital. Evaluasi melalui Baamboozle juga menciptakan suasana belajar yang aktif dan tidak menegangkan. Kesimpulannya, modul ini memiliki potensi kuat untuk meningkatkan pemahaman konseptual siswa melalui pendekatan yang kontekstual, kolaboratif, dan menyenangkan.
Penggunaan Direct Method dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar pada Tahap Observation dan Principles Salsa Bila; Nurul Aliyah; Meta Herawati
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 9 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i9.24774

Abstract

Pengajaran bahasa Inggris di tingkat pendidikan dasar memerlukan pendekatan yang tepat dengan karakteristik siswa agar kemampuan berbahasa, khususnya dalam aspek menyimak dan berbicara, dapat berkembang secara optimal. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan, seperti rendahnya keaktifan siswa, keterbatasan kosakata, serta kesulitan dalam memahami bahasa tanpa terjemahan. Maka dari itu, dibutuhkan metode pengajaran yang dapat mendorong murid untuk belajar secara langsung dan komunikatif. Satu diantara pendekatan yang dapat diterapkan ialah Direct Method, yaitu metode yang menekankan Pemanfaatan bahasa sasaran secara langsung tanpa bantuan terjemahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan Direct Method pada kegiatan pembelajaran bahasa Inggris di jenjang pendidikan dasar pada tahap observation dan principles.Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur, dengan sumber data dalam wujud jurnal akademik dan buku yang berkaitan dengan topik penelitian. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, kemudian dianalisis dengan cara mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menginterpretasikan informasi yang berkaitan dengan penggunaan Direct Method dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dibandingkan dengan beberapa metode lain seperti flashcard, Total Physical Response, dan role play, Direct Method memiliki keunggulan dalam melatih siswa untuk berpikir langsung dalam Bahasa Inggris serta meningkatkan kemampuan komunikasi secara alami. Pada tahap observation, pembelajaran ditandai dengan penggunaan Bahasa Inggris secara penuh oleh guru, pemanfaatan media konkret seperti gambar dan gerakan, serta keterlibatan aktif siswa melalui kegiatan menirukan, tanya jawab, dan praktik berbicara sederhana. Pada tahap principles, ditemukan bahwa metode ini memiliki prinsip utama berupa penggunaan bahasa tanpa terjemahan, fokus pada keterampilan menyimak dan berbicara, peran guru sebagai model bahasa, serta penggunaan media konkret untuk membantu pemahaman siswa.Secara keseluruhan, Direct Method mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, komunikatif, dan bermakna serta mendorong siswa untuk menggunakan Bahasa Inggris secara aktif. Namun, metode ini juga memiliki keterbatasan, terutama bagi siswa dengan penguasaan kosakata yang masih terbatas, sehingga memerlukan penyesuaian strategi pembelajaran agar dapat diterapkan secara optimal.