Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

RESPON PERTUMBUHAN DAN DAYA HASILTANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) TERHADAP APLIKASI ZAT PENGATUR TUMBUH FITOSAN Novianto, Novianto
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2018): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i2.1319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh zat pengatur tumbuh fitosan terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Kenanga II, Kel. Baturip, Kec. Lubuklinggau Utara II Ketinggian tempat 75 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang dilaksanakan dari bulan April sampai Juni 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan yaitu 0 ml L-1 (tanpa perlakuan), 1,5 ml L-1, 2 ml L-1, 2,5 ml L-1, 3 ml L-1, 3,5 ml L-1, Masing-masing unit percobaan terdiri dari 3 tanaman sampel dan di ulang sebanyak 3 kali, sehingga jumlah total uji coba pada suatu lahan sebanyak 54 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah buah, bobot buah, berat berangkas basah dan berat berangkas kering tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap diameter buah. Pemberian zat pengatur tumbuh fitosan 2 ml L-1 memberikan hasil terbaik terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah buah, bobot buah, berat berangkas basah dan berat berangkas kering.
SOSIALISASI DAN DEMONSTRASI PEMANFAATAN LIMBAH BONGGOL JAGUNG DAN TANAMAN LAMTORO DALAM PEMBUATAN PUPUK NABATI Novianto, Novianto; Wahyuni, Sapatari Tri
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 1 No. 1 (2023): Januari
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpp.v1i1.1550

Abstract

Produksi limbah pertanian saat ini belum banyak dimanfaatkan secara baik, yang selama ini masih banyak dianggap sebagai sampah, sehingga berdampak negatif terhadap lingkungan. Pengolahan hasil limbah pertanian ini apabila diolah dengan benar akan menghasilkan produk seperti pupuk organik cair maupun pupuk organik padat. Penelitian ini bertujuan untuk memberi pemahaman kepada masyarakat dalam pemanfaatan limbah bonggol jagung serta daun dan buah tanaman lamtoro untuk pembuatan pupuk nabati. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat yaitu metode survey dan observasi serta demonstrasi ke lokasi dengan melakukan kegiatan dengan model pendekatan sosialisasi, penyuluhan maupun demonstrasi. Hasil dari program kerja pengabdian melalui sosialisasi pemanfaatan bonggol jagung dan tanaman lamtoro menjadi pupuk nabati yang dapat menambah wawasan pengetahuan dan inovasi, cara memanfaatkan limbah bonggol jagung dan tanaman lamtoro menjadi suatu hal yang bermanfaat, sehingga dapat membuka mindset mereka mengenai pengurangan limbah dan pemanfaatan tanaman lamtoro yang ada disekitar lingkungan. Hasil kegiatan pengabdian melalui sosialisasi penyuluhan dan demonstrasi mendapat respon positif dari masyarakat Desa Mardiharjo khususnya kelompok wanita tani.
Penerapan Internet of Things Untuk Pemantauan dan Otomatisasi Pemberian Nutrisi pada Sistem Hidroponik Menggunakan Metode Fuzzy Tsukamoto Novianto, Novianto; Nurchim, Nurchim; Pamekas, Bondan Wahyu
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 14, No 2 (2025): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v14i2.7625

Abstract

Pada pertanian menggunakan teknik hidroponik, proses pemantauan dan penyesuaian nutrisi merupakan salah satu hal yang menjadi kunci keberhasilan pertanian. Kesalahan ketika proses pemantauan dan penyesuaian nutrisi dapat mengakibatkan hasil panen tidak optimal, bahkan mengalami kegagalan. Untuk mempermudah proses pemantauan dan penyesuaian nutrisi dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT). Dengan menggunakan ESP32 yang dihubungkan dengan sensor TDS, sensor suhu, sensor pH dan sensor ultrasonic, data kondisi lingkungan berupa data kadar nutrisi air, suhu air, ph air dan volume air dapat diambil kemudian dikirimkan ke server. Sehingga nantinya proses pemantauan dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi web. Untuk proses pemberian nutrisi, ESP32 yang dihubungkan dengan pompa nutrisi dapat digunakan untuk mengatur pemberian nutrisi. Proses pemberian nutrisi selanjutnya dapat diotomatisasi dengan menggunakan metode Fuzzy Tsukamoto. Hasil penelitian yang dilakukan, menunjukan bahwa penerapan metode Fuzzy Tsukamoto untuk otomatisasi pemberian nutrisi dapat bekerja dengan cukup baik. Dimana 9 dari 10 percobaan yang dilakukan mendapatkan hasil yang sesuai. Kemudian untuk proses otomatisasi menunjukan akurasi yang cukup tinggi, dimana semua percobaan mendapatkan hasil diatas 89%.
Bahagia dan Derita Perspektif Sunatullah : Sebuah Kajian Kritis Novianto, Novianto
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12477

Abstract

Masalah sunatullah sebagai sebuah sistem kehidupan telah banyak dibahas. Tetapi belum ditemukan penelitian dan kajian sunatullah terkait dengan masalah kebahagiaan (sa'adah) dan penderitaan (syaqawah). Untuk itu, penelitian dan kajian ini berfokus pada masalah tersebut dari perspektif sunatullah, dengan tujuan untuk mengungkap bagaimana kebahagiaan dan penderitaan bekerja dalam sistem sunatullah. Penelitian ini menggunakan studi literatur, dengan cara mengumpulkan bahan-bahan berupa literatur dan ayat-ayat Alquran terkait dengan konsep-konsep sunatullah, kebahagiaan dan penderitaan, yang kemudian dianalisis melalui pendekatan kritis. Berdasarkan penelitian dan kajian yang peneliti lakukan, peneliti menemukan bahwa kebahagiaan dan penderitaan sebagai bagian dari ciptaan Allah dalam proses kerjanya tidak terlepas dari sunatullah. Dan untuk meraih kebahagiaan, taat kepada Allah, berarti juga taat pada ketentuan-ketentuan-Nya, merupakan harga mati. Karena Allah telah mendesain sistem kehidupan ini yang di dalamnya terdapat sebuah sistem yang bekerja secara otomatis yang tidak mentolerir ketidaktaatan
Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Budidaya Sayuran Hidroponik Wick System Dilahan Pekarangan Desa Triwikaton Novianto, Novianto; Dwiana, Syndy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 1 No. 2 (2022): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.953 KB) | DOI: 10.58266/jpmb.v1i2.8

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan dan teknologi masyarakat terutama di bidang pertanian untuk menjaga ketahanan pangan rumah tangga melalui budidaya tanaman secara hidroponik. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat untuk mengembangkan melalui penerapan teknologi budidaya sayuran wick system hidroponik dengan teknik pemberdayaan masyarakat desa. metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode observasi dan survey serta demonstrasi ke lokasi. Kegiatan pngabdian ini dapat disimpulkan adanya respon positif dari peserta dalam mengadopsi pengetahuan dan teknologi sehingga dapat membantu menambah ilmu pengetahuan dan teknologi yang selama ini dari tidak tahu menjadi tahu dalam pemanfaatan lahan perkarangan dan menggunakan teknologi hidroponik secara sederhana, untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan pendapatan masyarakat.
Pemantauan dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia Jemaat Gereja Kristus Juru Selamat Kotaraja melalui Program Posyandu Lansia Rahayu, Agnes Supraptiwi; Elieser, Elieser; Mendrofa, Hendry Kiswanto; Jembise, Trajanus Laurens; Novianto, Novianto; Iswanto, Dais
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24176

Abstract

ABSTRACT Non-communicable diseases (NCDs) such as hypertension, lipid disorders, diabetes, and hyperuricemia are common in the elderly and impact a reduced quality of life. These conditions also increase the burden on families and the healthcare system. Based on initial findings, some elderly members of the Christ the Savior Church in Kotaraja are at high risk of NCDs, necessitating targeted community-based interventions. This activity aims to improve the health of the elderly through the implementation of Posyandu Lansia (Lansia Integrated Health Post) as a means of early detection and community-based health education. The activity methods include blood pressure, total cholesterol, random blood sugar, and uric acid levels, accompanied by consultation sessions and counseling on healthy lifestyles, stress management, and age-appropriate physical activity. The examination data were analyzed descriptively to describe the health profiles of the participants. The results showed that of 121 participants, 48 were men and 73 were women. The health examination results showed that 6 men (12.5%) and 8 women (11.0%) had hypertension, while the rest were in the normal category. Cholesterol examinations found 23 elderly (7 men/14.6% and 16 women/21.9%) with above-normal levels. During random blood sugar (GDS) tests, abnormal levels were detected in 2 men (4.2%) and 5 women (6.8%). Meanwhile, high uric acid levels were found in 9 men (18.8%) and 17 women (23.3%). Overall, these results indicate a higher proportion of elderly people with high cholesterol and uric acid compared to other parameters. The activity evaluation demonstrated increased awareness and participation of elderly people in routine checkups. The activity concluded that the Elderly Integrated Health Post (Posyandu Lansia) is effective as a community-based early detection of NCDs and can be developed as a sustainable model for independently maintaining the health of the elderly. Keywords: Elderly Integrated Health Post, Non-Communicable Diseases, Early Detection, Health Education, Christ the Savior Church, Kotaraja, Jayapura.     ABSTRAK Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, gangguan lipid, diabetes, dan hiperurisemia banyak dijumpai pada lansia dan berdampak pada penurunan kualitas hidup. Kondisi ini juga meningkatkan beban keluarga serta sistem pelayanan kesehatan. Berdasarkan temuan awal, sebagian lansia jemaat Gereja Kristus Juru Selamat Kotaraja berisiko tinggi terhadap PTM sehingga diperlukan intervensi berbasis komunitas yang terarah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan lansia melalui pelaksanaan Posyandu Lansia sebagai sarana deteksi dini dan edukasi kesehatan berbasis komunitas. Metode kegiatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol total, gula darah sewaktu, dan asam urat, disertai sesi konsultasi serta penyuluhan tentang pola hidup sehat, pengendalian stres, dan aktivitas fisik sesuai usia. Data hasil pemeriksaan dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan profil kesehatan peserta. Hasil menunjukkan dari 121 peserta sebanyak 48 laki laki dan 73 perempuan. Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan 6 laki-laki (12,5%) dan 8 perempuan (11,0%) mengalami hipertensi, sedangkan sisanya berada dalam kategori normal. Pemeriksaan kolesterol menemukan 23 lansia (7 laki-laki/14,6% dan 16 perempuan/21,9%) dengan kadar di atas normal. Pada pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS), sebanyak 2 laki-laki (4,2%) dan 5 perempuan (6,8%) terdeteksi memiliki kadar abnormal. Sementara itu, kadar asam urat tinggi ditemukan pada 9 laki-laki (18,8%) dan 17 perempuan (23,3%). Secara umum, hasil ini menunjukkan proporsi lansia dengan kondisi kolesterol dan asam urat tinggi lebih besar dibandingkan parameter lainnya. Evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi lansia terhadap pemeriksaan rutin. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa Posyandu Lansia efektif sebagai upaya deteksi dini PTM berbasis komunitas dan dapat dikembangkan sebagai model berkelanjutan dalam menjaga kesehatan lansia secara mandiri. Kata Kunci: Posyandu Lansia, Penyakit Tidak Menular, Deteksi Dini, Edukasi Kesehatan, Gereja Kristus Juru Selamat Kotaraja, Jayapura.
Independensi Kekuasaan Kehakiman Pengadilan Pajak sebelum Putusan Mahkamah Konstitusi dan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Novianto, Novianto; Sudarto, Sudarto; Karo-Karo, Rizky Pratama Putra
Jurnal Greenation Sosial dan Politik Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Greenation Sosial dan Politik (Februari - April 2026)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgsp.v4i1.601

Abstract

Posisi Pengadilan Pajak menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak yaitu pengadilan yang melaksanakan kekuasaan kehakiman. Independensi hakim dalam Pengadilan Pajak masih menerapkan sistem dua atap (dual roof system), sementara lembaga peradilan lainnya sudah menggunakan sistem satu atap (one roof system). Fenomena di atas pertama kali diuji secara konstitusional melalui Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 10/PUU-XVIII/2020 yang mana menegaskan bahwa Pengadilan Pajak adalah lembaga peradilan yang menjalankan kekuasaan kehakiman yang idealnya berada sepenuhnya di bawah Mahkamah Agung dan bukan di bawah pembinaan Kementerian Keuangan. Seiring berjalannya waktu, maka Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 26/PUU-XXI/2023 diputuskan setelahnya, yang menyatakan bahwa independensi kekuasaan kehakiman mencakup kemandirian struktural, fungsional,dan finansial yang mana seluruh pembinaan terhadap Pengadilan Pajak harus dilakukan di bawah Mahkamah Agung. Oleh karena itu, dalam penelitian ini mengambil dua rumusan masalah, yakni: (1) Bagaimana Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 26/PUU-XXI/2023 tentang keberadaan Pengadilan Pajak dalam Lembaga Yudikatif? dan (2) Apa implikasi normatif atas Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 26/PUU-XXI/2023 terhadap reposisi Pengadilan Pajak dalam kekuasaan kehakiman? Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konsep. Dari penelitian ini didapati hasil bahwa (1) Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 26/PUU-XXI/2023 tentang keberadaan Pengadilan Pajak dalam Lembaga Yudikatif ditetapkan berada di bawah Mahkamah Agung, dan (2) Implikasi normatif atas Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 26/PUU-XXI/2023 terhadap reposisi Pengadilan Pajak dalam Kekuasaaan Kehakiman menjadi lebih memiliki kepastian dikarenakan Hakim Pengadilan Pajak memiliki independensi yang absolut.