Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rekonstruksi Strategi Internasionalisasi Perguruan Tinggi: Sebuah Tinjauan Reflektif Ambar Sari Dewi
Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Maret: Jurnal Riset Sosial Humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/soshumdik.v5i1.3237

Abstract

Globalization have encouraged higher education institutions to undertake internationalization. However, its implementation still faces challenges at the academic, governance, and facilities and infrastructure levels. This study aims to investigate internationalization at the State-owned Islamic Higher Education Institution (PTKIN), specifically at the Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Using a descriptive quantitative approach, this study analyzes the relationship between internationalisation strategy and dimensions to internationalisation programs and activities in the university studied. Data were collected through a survey to university and faculty leaders, study program managers, and educational staff. The results show a positive and significant relationship between internationalization strategies and dimensions with internationalization. Other findings demonstrate the consistency of internationalization efforts at UIN Sunan Kalijaga in terms of HEIs governance, academics, research, and student affairs. In addition, this study identified three challenges faced by UIN Sunan Kalijaga as a consequence of changes in internationalization priorities at UIN Sunan Kalijaga, namely budget availability, staff/lecturer competence, and facilities/infrastructure supporting internationalization.This study suggests four recommendations, namely collaboration between institutions, establishment of international classes, provision of supporting facilities and infrastructure, enhancement of the number and amount of budgets for international publication/research, and improvement capacity for lecturers/staff.
Strategi Pengelolaan Tenaga Kerja Berbasis Pemberdayaan Masyarakat : Studi Kasus Desa Wisata Omah Kecebong Yogyakarta Syifa Adilla Afifah; Ambar Sari Dewi; Elga Pingka; Hilma A’yunina; Habib Ahmad; M. Nurdin
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.1789-1797

Abstract

Hak-hak tenaga kerja yang bertujuan untuk mensejahterakan tenaga kerja tertera dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Pemerintah mengembangkan Undang-Undang ketenagakerjaan dengan menciptakan Undang-Undang Cipta Kerja.  Dalam Undang-Undang Cipta Kerja termuat pasar tenaga kerja yang bertujuan untuk menciptakan pasar tenaga kerja yang lebih flleksibel di Indonesia. Selain Undang-undang ketenagakerjaan dan pasar tenaga kerja, pada penelitian ini juga terdapat demografi ekonomi. Demografi ekonomi yang disoroti lebih pada usia produktivitas tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usaha Omah Kecebong yang ditinjau dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan, Pasar Tenaga Kerja dan Demografi. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam metode penelitian kualitatif ini adalah pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha Omah Kecebong telah berjalan sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Berbeda dengan peneliti terdahulu yang umumnya berfokus pada kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan atau aspek upah tenaga kerja di Omah Kecebong tidak hanya berorientasi pada pemenuhan aspek hukum, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat lokal melalui penciptaan lapangan kerja berbasis komunitas dan pemanfaatan potensi sosial budaya setempat. Omah Kecebong juga memberdayakan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja serta mempekerjakan tenaga kerja pada usia produktif.