Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pengelolaan Tenaga Kerja Berbasis Pemberdayaan Masyarakat : Studi Kasus Desa Wisata Omah Kecebong Yogyakarta Syifa Adilla Afifah; Ambar Sari Dewi; Elga Pingka; Hilma A’yunina; Habib Ahmad; M. Nurdin
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.1789-1797

Abstract

Hak-hak tenaga kerja yang bertujuan untuk mensejahterakan tenaga kerja tertera dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Pemerintah mengembangkan Undang-Undang ketenagakerjaan dengan menciptakan Undang-Undang Cipta Kerja.  Dalam Undang-Undang Cipta Kerja termuat pasar tenaga kerja yang bertujuan untuk menciptakan pasar tenaga kerja yang lebih flleksibel di Indonesia. Selain Undang-undang ketenagakerjaan dan pasar tenaga kerja, pada penelitian ini juga terdapat demografi ekonomi. Demografi ekonomi yang disoroti lebih pada usia produktivitas tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usaha Omah Kecebong yang ditinjau dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan, Pasar Tenaga Kerja dan Demografi. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam metode penelitian kualitatif ini adalah pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha Omah Kecebong telah berjalan sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Berbeda dengan peneliti terdahulu yang umumnya berfokus pada kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan atau aspek upah tenaga kerja di Omah Kecebong tidak hanya berorientasi pada pemenuhan aspek hukum, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat lokal melalui penciptaan lapangan kerja berbasis komunitas dan pemanfaatan potensi sosial budaya setempat. Omah Kecebong juga memberdayakan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja serta mempekerjakan tenaga kerja pada usia produktif.