Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Gembala Sidang Dalam Mengatasi Perilaku Remaja Di Gereja Kemah Injil Indonesia Jemaat Efrata Pelaik Welikinsi Welikinsi
Anoteros: Jurnal Teologi Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66511/anoterosjt.v1i1.7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya gembala sidang mengatasi perilaku remaja di Gereja Kemah Injil Indonesia Jemaat Efrata Pelaik.  Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya remaja yang tidak berperilaku baik. Sehingga menyebabkan mereka mudah terpengaruh oleh lingkungan yang tidak baik. Beberapa faktor yang memengaruhi yaitu keadaan keluarga yang kurang harmonis, kesulitan ekonomi dalam keluarga, kurangnya komunikasi dalam keluarga, kurang perhatian dan kasih sayang dari orang tua, serta penerapan disiplin yang belum dilaksanakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya gembala sidang mengatasi perilaku remaja Kristen, yaitu bekerja sama dengan orang tua, gereja dan tokoh-tokoh masyarakat, dengan tujuan memperkenalkan Tuhan Yesus, mengajarkan kebenaran Firman Tuhan, sehingga dapat memberikan pembinaan secara rohani kepada remaja. Sehingga hasil yang didapatkan yaitu remaja memiliki sikap hidup yang baik dan beriman kepada Tuhan.
Teologi Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal: Landasan Alkitabiah untuk Konservasi Alam Welikinsi Welikinsi
Anoteros: Jurnal Teologi Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66511/anoterosjt.v3i1.72

Abstract

Preachers play a central role in church life because, through their sermons, God's Word is proclaimed and applied to the congregation. However, modern challenges have given rise to a character crisis among preachers, resulting in a decline in the quality of their preaching and the growth of their congregation's faith. This study aims to examine the characteristics of biblical preachers based on 1 Timothy 3:1–7 and analyse their influence on the effectiveness of their ministry. This study used a qualitative method with a literature approach through the study of the Bible, relevant books, and theological journals. The results indicate that the characteristics of preachers according to 1 Timothy 3:1–7 include living a morally blameless life, being competent to teach, not being a lover of money, being faithful in marriage, being spiritually mature, having self-control, and having a good testimony. These characteristics serve as important normative standards for restoring the quality of church ministry and the growth of their congregation's faith.   Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum mengenai fondasi teologis terhadap kearifan lokal sebagai upaya pemeliharan lingkungan. Latar belakang dari penelitian ini yaitu karena terjadinya kerusakan lingkungan alam akibat dari antroposentrik manusia yang mengekploitasi lingkungan alam secara berlebihan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil tulisan atau penelitian ini yaitu untuk menyeimbangkan lingkungan alam agar tidak semakin rusak, maka perlu menumbuhkan kembali kesadaran dengan memberikan pemahaman yang benar tentang fondasi teologis terhadap kearifan lokal supaya manusia peduli terhadap lingkungan.  Hal ini berdampak dalam upaya mengurangi resiko bencana seperti mencegah lonsor dan banjir, terjaganya keutuhan sumber daya alam, terjaganya fungsi hutan yang merupakan paru-paru kehidupan, serta semua makhluk hidup yang ada. Sehingga fondasi teologis terhadap kearifan lokal berdampak positif terhadap pemeliharaan lingkungan.