Bevita Sari
Universitas Pertamina

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Geopolitics of Laos Renewable Energy and the Development of Water Energy for the Integrated Southeast Asia's Electricity Ramaldy Krisna Indradipradana; Bevita Sari
Journal of Asian Social Science Research Vol. 6 No. 1 (2024): Journal of Asian Social Science Research
Publisher : Centre for Asian Social Science Research (CASSR), Faculty of Social and Political Sciences, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jassr.v6i1.86

Abstract

This research explains the geopolitics of renewable energy from Laos as a country that has potential in water-based energy (hydropower) in the Southeast Asia region, with the main focus analyzing the mapping of the geopolitics of Laos renewable energy in the development of hydropower energy in Southeast Asia. The authors use the concept of Renewable Energy Geopolitics, which aims to map the geographic and technical characteristics of renewable energy systems and analyze energy relations between countries. The research method used is descriptive qualitative with literature study techniques in data collection. This research shows that Laos is taking advantage of competitive market conditions, thereby triggering investment in the water-based energy sector. Laos also focuses on producing water-based energy by implementing decentralization policies and community involvement in national development to minimize energy poverty, as well as organizing cooperation in technology to produce water-based energy with developed countries both from inside and outside the region.
Dampak Keikutsertaan Indonesia dalam Upaya Penanganan Krisis Kemanusiaan Myanmar Tahun 2017-2021 Ramaldy Krisna Indradipradana; Bevita Sari
Mondial: Jurnal Hubungan Internasional Vol 2, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Al-azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/mondial.v2i2.4808

Abstract

Negara di dunia menginginkan kondisi dunia yang damai, namun perdamaian dunia dapat terwujud apabila setiap manusia dapat saling menghormati nilai keberagaman dan kebebasan. Krisis kemanusiaan di Myanmar termasuk krisis yang dipicu dari kehidupan di sektor politik yang tidak stabil yang timbul karena adanya diskirminasi. Indonesia tergabung ke dalam PBB berkomitmen dalam mempertahankan perdamaian dan keamanan global. Pada krisis kemanusiaan Myanmar, Indonesia telah melakukan berbagai upaya baik jangka pendek maupun panjang. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yang berfokus pada dampak yang diterima Indonesia dari keikutsertaannya dalam upaya penanganan krisis kemanusiaan di Myanmar pada tahun 2017-2021 dengan pengumpulan data memanfaatkan internet-based research. Selain itu, konsep kepentingan nasional dimanfaatkan dalam penelitian ini. Penelitian ini memperlihatkan bahwa ada empat dampak yang ditimbulkan dari keikutsertaan Indonesia dalam upaya penanganan krisis kemanusiaan di Myanmar diantaranya meningkatnya citra positif Indonesia dalam jangka pendek karena kemampuannya membuka akses ke Myanmar, memperkuat perannya sebagai Mediator-Integrator dalam jangka menengah, serta menpererat hubungan bilateral Indonesia-Myanmar dan meningkatkan diplomasi Indonesia dalam menghentikan kekerasan dalam jangka panjang.