This Author published in this journals
All Journal LEBAH
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Health resilience of Indonesian Army using traditional medicine in high risk areas with limited services Faonaso Harefa; Caecilia F. Harsono
Lebah Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i3.482

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini berangkat dari kondisi prajurit TNI-AD yang bertugas di wilayah rawan, pedalaman, dan daerah terluar yang menghadapi keterbatasan serius dalam akses layanan kesehatan sehingga mendorong penggunaan pengobatan tradisional sebagai strategi alternatif pengobatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana pengobatan tradisional digunakan prajurit sebagai bentuk ketahanan kesehatan di tengah minimnya fasilitas medis, tenaga kesehatan, dan suplai obat maupun vitamin. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan NVivo 12 untuk mengidentifikasi tema dan pola temuan. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa akses kesehatan terbatas, kuatnya pengetahuan lokal, endemis malaria, serta minimnya dukungan medis formal membuat prajurit bergantung pada ramuan tradisional  dan praktik budaya setempat. Faktor sosial-budaya, persepsi risiko, dan konstruksi lokal tentang sehat-sakit menjadi determinan utama dalam perilaku pencarian pengobatan. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketergantungan prajurit TNI-AD pada pengobatan tradisional di wilayah rawan terutama disebabkan oleh keterbatasan fasilitas kesehatan modern, kurangnya tenaga medis, tidak memadai¬nya suplai obat dan vitamin, serta dominannya pengaruh budaya lokal dalam memaknai sehat dan sakit. Praktik pengobatan tradisional menjadi strategi adaptif yang muncul secara alami untuk mengisi kekosongan layanan medis, sehingga penguatan dukungan kesehatan pertahanan dan peningkatan akses layanan kesehatan modern menjadi kebutuhan mendesak bagi prajurit dalam melaksanakan tugas operasi militer selain Perang