Transformasi digital mengubah pola belajar, interaksi sosial, dan pembentukan identitas mahasiswa Generasi Z, sehingga memunculkan tantangan karakter berupa lemahnya kontrol diri digital, integritas akademik, empati sosial, dan keterikatan terhadap budaya lokal. Kegiatan PKM ini bertujuan memperkuat karakter mahasiswa semester 2 Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Buton melalui integrasi pola asuh keluarga, nilai budaya lokal Buton, dan literasi karakter digital. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif berbasis pengalaman melalui seminar tematik, pelatihan reflektif, pendampingan kelompok, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan rata-rata skor pre-test 58,40 meningkat menjadi 86,40 pada post-test, atau meningkat 47,95% dalam kategori sedang. Peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman nilai budaya lokal Buton sebesar 60,00% dalam kategori tinggi. Kegiatan ini menegaskan bahwa integrasi keluarga, budaya lokal, dan literasi digital efektif membangun kesadaran karakter mahasiswa secara kontekstual dan perlu dilanjutkan melalui kolaborasi kampus, keluarga, serta komunitas budaya