Siti Khoirun Nisa
Universitas Kiai Abdullah Faqih

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Aliran Klasik Dalam Filsafat Pendidikan (Hakikat Dan Prinsip Aliran Eksistensialisme, Humanisme, Dan Filsafat Kontemporer Dalam Perspektif Pendidikan Islam) Siti Khoirun Nisa; Muhammad Arif Syihabuddin
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1018

Abstract

Teori filsafat pendidikan berfungsi sebagai kerangka dasar untuk memahami tujuan, proses, dan arah pengembangan pendidikan. Filsafat pendidikan tidak hanya membahas apa yang harus diajarkan, tetapi juga mengapa dan bagaimana proses pendidikan harus berlangsung demi membentuk manusia ideal sesuai pandangan hidup tertentu. Dalam konteks ini, artikel ini membahas tiga aliran besar dalam filsafat moderneksistensialisme, humanisme, dan filsafat kontemporer beserta implikasinya terhadap pendidikan Islam. Eksistensialisme menekankan kebebasan individu, tanggung jawab moral, dan pencarian makna hidup. Humanisme menegaskan martabat manusia serta dorongan alami menuju pertumbuhan dan aktualisasi diri. Sementara itu, filsafat kontemporer menghadirkan perangkat kritik terhadap struktur pengetahuan dan otoritas, serta membuka ruang bagi interpretasi yang lebih fleksibel terhadap realitas sosial. Dengan mengkaji ketiga aliran ini, artikel ini menunjukkan bahwa pendidikan Islam dapat memperkaya pendekatan pedagogisnya melalui integrasi konsep kebebasan, penghargaan terhadap potensi manusia, dan pembaruan metodologis, tanpa melepaskan fondasi tauhid sebagai pusat orientasi pendidikan.
Dekonstruksi Narasi Besar Lyotard: Tinjauan Literatur Kondisi Postmodern Dalam Masyarakat Informasi Digital Siti Khoirun Nisa; Mohammad Rofiq
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1019

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi relevansi pemikiran Jean-François Lyotard tentang dekonstruksi narasi besar dalam konteks masyarakat informasi digital kontemporer melalui pendekatan kajian literatur naratif. Transformasi digital telah menghadirkan kondisi postmodern yang ditandai dengan fragmentasi pengetahuan, komodifikasi informasi, dan proliferasi mini-naratif di ruang siber. Kajian ini mengoperasionalisasikan konsep Lyotard untuk menganalisis bagaimana platform digital dan algoritma mengkonfigurasi fragmentasi epistemik, menciptakan ruang epistemik yang terisolasi, dan mengubah legitimasi pengetahuan dari pencarian kebenaran menuju performativitas ekonomis. Temuan menunjukkan bahwa skeptisisme terhadap metanaratif termanifestasi dalam ekosistem media sosial yang paradoks, di mana demokratisasi akses informasi bersamaan dengan polarisasi dan misinformasi. Komodifikasi pengetahuan dalam ekonomi platform menggeser nilai epistemologis menjadi nilai tukar ekonomis, sementara proliferasi mini-naratif menciptakan tantangan bagi kohesi sosial dan deliberasi demokratis. Implikasi teoretis penelitian ini memberikan kerangka analitis untuk memahami dinamika kekuasaan dan pengetahuan digital, dengan rekomendasi pengembangan literasi kritis dan tata kelola platform yang lebih demokratis untuk memitigasi risiko relativisme ekstrem dan fragmentasi epistemik dalam masyarakat kontemporer.
Konstruksi Teologi Moderat Dalam Islam: Analisis Konseptual Wasathiyyah Sebagai Paradigma Keseimbangan Aqidah Siti Khoirun Nisa; Muizzuddin
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1021

Abstract

Penelitian ini menganalisis konstruksi teologi moderat dalam Islam melalui paradigma wasathiyyah sebagai kerangka keseimbangan akidah menghadapi tantangan polarisasi pemikiran keagamaan kontemporer. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka, penelitian ini mengeksplorasi evolusi konseptual wasathiyyah dari era klasik hingga kontemporer, prinsip-prinsip keseimbangan teologis, serta aplikasinya dalam mengatasi ekstremisme dan liberalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wasathiyyah merupakan sistem konseptual komprehensif yang mengintegrasikan dimensi epistemologis, ontologis, aksiologis, dan metodologis dengan prinsip tawasuth, tawazun, tasamuh, dan i'tidal sebagai fondasi keseimbangan akidah. Paradigma ini menawarkan sintesis dialektis antara kearifan tradisi dan tuntutan modernitas, memungkinkan umat Islam mempertahankan identitas teologis sambil responsif terhadap pluralisme. Relevansi wasathiyyah terbukti signifikan dalam pendidikan Islam, transformasi pesantren, dan pembentukan kesadaran teologis moderat yang inklusif namun tetap berpegang pada fondasi akidah sahih. Penelitian merekomendasikan revitalisasi pendidikan Islam berbasis wasathiyyah melalui integrasi kurikulum, penguatan literasi keagamaan, dan pengembangan dialog antarumat sebagai strategi membentuk generasi Muslim moderat, toleran, dan berkeadaban dalam konteks kebangsaan Indonesia.
Pengaruh Strategi Quantum Teaching Terhadap Peningkatan Pemahaman Tajwid Siswa Mapel Alquran Hadits Kelas VII C MTS Alfatich Benowo Surabaya Siti Khoirun Nisa; Imam Ghazali
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh strategi quantum teaching terhadap peningkatan pemahaman tajwid siswa kelas VII C MTs Al Fatich Benowo Surabaya. Permasalahan pembelajaran tajwid yang monoton dan kurang bervariasi menyebabkan rendahnya pemahaman siswa terhadap materi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental berbentuk One Group Pretest-Posttest Design yang melibatkan 33 siswa sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda sebanyak 10 butir soal yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan strategi quantum teaching. Analisis data menggunakan uji-t dan perhitungan effect size untuk mengetahui besar pengaruh perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 46,6 pada pretest menjadi 57,5 pada posttest dengan selisih 10,9 poin. Uji hipotesis menghasilkan nilai t hitung sebesar 13,34 yang lebih besar dari t tabel pada taraf signifikansi 5% maupun 1%, sehingga hipotesis alternatif diterima. Perhitungan effect size menghasilkan nilai 2,32 yang termasuk kategori sangat kuat. Temuan ini membuktikan bahwa strategi quantum teaching memberikan pengaruh signifikan dan sangat kuat terhadap peningkatan pemahaman tajwid siswa, sehingga dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam mata pelajaran Al-Qur'an Hadits.