Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji Efektivitas Antihiperurisemia Ekstrak Metanol Daun Durian (Durio Zibethinus L.) Pada Mencit (Mus Musculus) Mohamad Adam Mustapa; Endah Nurrohwinta Djuwarno; Widysusanti Abdul Kadir; Faradhilah Pratiwi Yasilu
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3, Nomor 1, Tahun 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v3i1.153

Abstract

Kondisi hiperurisemia adalah kadar asam urat darah terjadi peningkatan yaitu 3,4-7,0mg/dL pada pria-laki dan wanita 2,4- 6,0mg/dL. Penggunaan obat hiperurisemia dikalangan masyarakat sangat beragam mulai dari obat sintetik dan obat tradisional. Banyak masyarakat yang masih menggunakan obat-obatan yang berasal dari bahan alam karena terbukti ampuh menyembuhkan penyakit dan penggunaannya lebih efektif, efisien, aman dan ekonomis. Salah satu tanaman yang dapat digunakan dalam pengobatan tradisional adalah daun Durian ( Durio zibethinus L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antihiperusemia pada ekstrak metanol daun Durian ( Durio zibethinus L. ) . Metode penelitian ini menggunakan metode maserasi total, skrining fitokimia dan uji efektivitas antihiperurisemia. Uji efektivitas antihiperurisemia dilakukan menggunakan uji hewan mencit jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok 1 merupakan kelompok kontrol positif (Allopurinol 100mg), kelompok 2 merupakan kelompok kontrol negatif (Na-CMC 1%), kelompok 3 merupakan kelompok uji 1 (Dosis 125mg /kg BB), kelompok 4 merupakan kelompok uji 2 (Dosis 150mg/kg BB), dan kelompok 5 merupakan kelompok uji 3 (Dosis 175mg/kg BB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok Uji ekstrak metanol daun Durian ( Durio zibethinus L.) dengan dosis 175 mg/kg BB menunjukkan efektivitas antihiperurisemia yang paling baik. Dibuktikan dengan penurunan kadar asam urat hingga 3,16 mg/dL. Selanjutnya diikuti oleh kelompok kontrol positif (Allopurinol 100 mg) dan kelompok uji ekstrak dengan dosis 150 mg/kg BB dan 125 mg/kg BB.