Mushab Al Umairi
Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Universitas Muhammadiyah Gresik

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Orang Tua dalam Menstimulasi Kreativitas Anak melalui Aktivitas Bermain Nadiela Three. A. Rahma; Rr. Agustien Lilawati; Mushab Al Umairi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam menstimulasi kreativitas anak melalui aktivitas bermain di rumah. Kreativitas merupakan kemampuan yang perlu dikembangkan sejak usia dini, dan salah satu cara efektif untuk menumbuhkan kreativitas adalah melalui aktivitas bermain yang menyenangkan. Dalam penelitian ini, peran orang tua itu sangat penting sebagai fasilitator, pendamping, serta pemberi stimulasi yang sesuai dengan kebutuhan dan minat anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui observasi dan wawancara terhadap orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif orang tua dalam mendampingi anak bermain, memberikan ruang eksplorasi, serta memberikan pujian dan motivasi dapat meningkatkan imajinasi, berpikir kreatif, dan rasa percaya diri anak. Dengan demikian, aktivitas bermain di rumah yang difasilitasi oleh orang tua memiliki kontribusi sangat bermakna dalam mengembangkan kreativitas anak. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi dengan analisis data deskriptif. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan.
Strategi Orang Tua Mengatasi Tantrum Belajar Anak Usia 5 Tahun Elok Faiqoh; Rr. Agustien Lilawati; Mushab Al umairi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi orang tua dalam mengatasi tantrum belajar anak usia 5 tahun. Tantrum belajar merupakan suatu ekspresi emosi anak ketika menghadapi kesulitan atau penolakan terhadap kegiatan belajar, yang ditandai dengan menangis, merengek dan perilaku agresif lainnya. Penitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dengan jumlah informan 2 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi orang tua dalam mengatasi tantrum belajar meliputi memberikan jeda waktu ketika anak mengalami tantrum, memberikan kesempatan kepada anak untuk mengambil inisiatif, menunjukkan ekspresi emosi secara wajar, memberikan penjelasan dan motivasi setelah anak mulai tenang, serta menanggapi anak dengan ketegasan. Bentuk tantrum yang paling sering muncul adalah menangis dan merengek, sementara penyebab yang biasanya terjadi berasal dari kesulitan memahami pelajaran dan kondisi yang kelelahan setelah banyak beraktivitas. Pembahasan menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh orang tua sejalan dengan pola pengasuhan demokratis yang menekankan keseimbangan antara ketegasan dan responsivitas, serta mendukung perkembangan regulasi emosi anak. Maka dari itu, strategi orang tua bukan hanya berperan dalam mengurangi tantrum belajar, tetapi juga dalam membentuk kemandirian dan motivasi belajar anak sejak dini.