Salwa Annisaa
STIKes Bakti Utama Pati

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Gizi Seimbang pada Ibu Hamil di Desa Tondomulyo Salwa Annisaa; Nurhayani
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v4i01.32

Abstract

Gizi ibu hamil merupakan nutrisi yang sangat penting untuk pemenuhan gizi ibu sendiri maupun untuk perkembangan janin yang ada dalam kandungannya. Kurangnya asupan zat gizi akan menyebabkan seseorang mengalami defisit dalam memenuhi kebutuhan tubuhnya. Studi pendahuluan yang di lakukan di Desa Tondomulyo didapatkan data bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya gizi seimbang masih rendah dikarenakan kurangnya informasi tentang pentingnya gizi seimbang pada ibu hamil sehingga pelaksanaan kelas ibu hamil menjadi kurang optimal. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk transfer of knowladge kepada ibu hamil. Pengabdian masyarakat ini menerapkan metode kelas ibu hamil untuk menggali permasalahan ibu hamil pada intervensi pemenuhan gizi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama tiga kali yang dinilai menggunakan lembar kuesioner tentang gizi seimbang berupa soal pre test dan soal post test sejumlah 20 soal. Hasil post test pertemuan ketiga menunjukkan peningkatan dibandingkan saat pertemuan pertama, yakni 13 ibu hamil berpengetahuan baik dan 1 ibu hamil berpengetahuan sedang.
PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI PMB X Nurhayani; Salwa Annisaa
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 11 No. 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar Belakang: Persalinan normal ditandai oleh kontraksi rahim yang menyebabkan penipisan dan pembukaan serviks serta mendorong janin keluar melalui jalan lahir, sehingga menimbulkan nyeri pada ibu. Nyeri persalinan berasal dari kontraksi otot rahim (his) yang membantu membuka serviks dan mendorong janin ke bawah. Intensitas nyeri yang dirasakan setiap ibu berbeda-beda dan dapat menimbulkan stres bila tidak teratasi. Metode: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kompres hangat terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif di PBM X. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment dan rancangan one group pretest-posttest. Skala nyeri diukur sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat pada ibu bersalin kala I fase aktif. Populasi penelitian berjumlah 32 ibu bersalin normal di PBM X, dengan sampel sebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik Wilcoxon untuk mengetaui pengaruh kompres hangat terhadap intensitas nyeri sebelum dan sesudah diberikan kompres hangat. Dapat diketahui terdapat 3 responden mengalami nyeri ringan (1-3), setelah di kompres hangat 3 responden tetap mengalami nyeri ringan (1-3). Terdapat 12 responden mengalami nyeri sedang (4-6) sebelum diberikan kompres hangat, setelah diberikan kompres hangat 7 responden menjadi nyeri ringan (1-3), dan 5 responden tetap nyeri sedang (4-6). Terdapat 13 responden mengalami nyeri berat (7-9) sebelum diberikan kompres hangat, setelah diberikan kompres hangat 3 responden menjadi nyeri ringan (1-3) dan 10 responden menjadi nyeri sedang (4-6). Selain itu, terdapat 2 responden mengalami nyeri hebat (10) sebelum diberikan kompres hangat, setelah diberikan kompres hangat 1 responden menjadi nyeri sedang (4-6) dan 1 responden menjadi nyeri berat (7-9). Hasil uji statistik diperoleh nilai ρ value 0,000 (ρ < 0,05). Kesimpulan: Dapat disimpulkan berdasarkan hasil uji statistik Wilcoxon menunjukkan nilai ρ value ≤ 0,05 maka ada pengaruh pemberian kompres hangat terhadap intensitas nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif di PBM X
META-ANALISIS PENGARUH KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI TERHADAP KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA Salwa Annisaa; Nurhayani
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 11 No. 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar belakang:  Obesitas kini berada pada tingkat yang mengkhawatirkan secara global dan telah menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang serius. Pada remaja, obesitas dapat menimbulkan dampak fisik maupun psikologis yang signifikan dan berpotensi berlanjut hingga masa dewasa. Peningkatan prevalensi obesitas pada remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, seperti genetik, kondisi fisiologis dan metabolik, aspek psikologis, status sosial ekonomi, gaya hidup, serta budaya. Namun, secara umum kondisi ini berkaitan erat dengan kebiasaan mengonsumsi makanan berenergi tinggi melebihi kebutuhan tubuh. Penelitian oleh Puhl & Heuer (2009) menunjukkan bahwa individu obesitas sering mengalami diskriminasi dalam bidang pekerjaan, pelayanan kesehatan, dan hubungan sosial. Namun demikian, dalam beberapa tahun terakhir belum banyak ditemukan kajian systematic review dan meta-analisis yang secara khusus mengulas hubungan antara konsumsi makanan siap saji dengan kejadian obesitas pada kelompok usia tersebut. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk melakukan systematic review dan meta-analisis terhadap berbagai penelitian yang membahas obesitas pada remaja yang dikaitkan dengan kebiasaan konsumsi makanan cepat saji. Metode:  Penelitian ini merupakan systematic review dan meta-analisis, penelitian ini dilakukan pada bulan Desember tahun 2024 dengan mencari, menelaah, mengidentifikasi dan menyeleksi data primer dari penelitian observasional sebelumnya yang berada dalam kurun waktu 2013-2023, dengan lama pencarian studi akan dilakukan maksimal 1 bulan. Data penelitian dicari dari beberapa sumber database diantaranya yaitu Pubmed, Google Schoolar, Science Direct dan Springer Link Hasil: Interprestasi hasil dari proses meta-analisis pengaruh makanan cepat saji terhadap obesitas dapat dilihat melalui forest plot. Dari hasil forest plot  diketahui bahwa terdapat heterogenitas tinggi (I2=70% p= 0.002) maka analisis daya forest plot menggunakan random effect model. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh makanan cepat saji ≥ 3 hari/minggu beresiko terhadap obesitas 2.74 kali dibandingkan makanan cepat saji < 3 hari/minggu (aOR=2.74 ; CI 95%=1.77-4.25; p= 0.002). Kesimpulan: Mengkonsumsi makanan cepat saji dalam frekuensi yang sering (≥ 3 kali/minggu) berpengaruh meningkatkan kejadian obesitas pada anak dan remaja