Nurhayani
STIKes Bakti Utama Pati

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Effects Of Peer Group And Parents’ Parenting On Knowledge Of Free Sex At Smk N 1 Gedangsari Gunung Kidul Nurhayani; Dinni Fitriani; Syarifah Sahirah
Jurnal Profesi Bidan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Profesi Bidan Indonesia
Publisher : LPPM AN NUUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Population Background: Adolescence is a period of sexual development. Ideally, at this period teenagers have acquired adequate knowledge about sex. Many teenagers do not know how to search for information about reproductive healthproperly. There is a tendency for teenagers to be more open to close friends than to their own parents. Reproductive health education for teenagers not only provides knowledge about reproductive organs, but the dangers of promiscuity, such as sexually transmitted diseases and so on. As a result, teenagers can avoid putting free sex to the test. Objective: This research is aimed at identifying the effects of peer group and parents’ parenting on knowledge of free sex at SMK N 1 Gedangsari Gunung Kidul. Methods: This is a descriptive analytical research with cross sectional approach. The sampling used simple random sampling with a sample size of 68 people. Data were collected using closed questionnaire. The research was conducted on May 18, 2015. The data were analyzed using chi-square and ordinal logistic regression.Results: The research results indicated significant effect between peer group and parents’ parenting on knowledge about free sex with p value of 0.000 (p <0.05) with a correlation coefficient of 0.517 and 0.568 ρ with medium cohesion. R Square value was 0.503. This means that 50.3% of knowledge about sex could be explained by the variable of peer group and parents’ parenting. Conclusion: There is a significant the effects of peer group and parents’ parenting on knowledge of free sex
PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI PMB X Nurhayani; Salwa Annisaa
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 11 No. 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar Belakang: Persalinan normal ditandai oleh kontraksi rahim yang menyebabkan penipisan dan pembukaan serviks serta mendorong janin keluar melalui jalan lahir, sehingga menimbulkan nyeri pada ibu. Nyeri persalinan berasal dari kontraksi otot rahim (his) yang membantu membuka serviks dan mendorong janin ke bawah. Intensitas nyeri yang dirasakan setiap ibu berbeda-beda dan dapat menimbulkan stres bila tidak teratasi. Metode: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kompres hangat terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif di PBM X. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment dan rancangan one group pretest-posttest. Skala nyeri diukur sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat pada ibu bersalin kala I fase aktif. Populasi penelitian berjumlah 32 ibu bersalin normal di PBM X, dengan sampel sebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik Wilcoxon untuk mengetaui pengaruh kompres hangat terhadap intensitas nyeri sebelum dan sesudah diberikan kompres hangat. Dapat diketahui terdapat 3 responden mengalami nyeri ringan (1-3), setelah di kompres hangat 3 responden tetap mengalami nyeri ringan (1-3). Terdapat 12 responden mengalami nyeri sedang (4-6) sebelum diberikan kompres hangat, setelah diberikan kompres hangat 7 responden menjadi nyeri ringan (1-3), dan 5 responden tetap nyeri sedang (4-6). Terdapat 13 responden mengalami nyeri berat (7-9) sebelum diberikan kompres hangat, setelah diberikan kompres hangat 3 responden menjadi nyeri ringan (1-3) dan 10 responden menjadi nyeri sedang (4-6). Selain itu, terdapat 2 responden mengalami nyeri hebat (10) sebelum diberikan kompres hangat, setelah diberikan kompres hangat 1 responden menjadi nyeri sedang (4-6) dan 1 responden menjadi nyeri berat (7-9). Hasil uji statistik diperoleh nilai ρ value 0,000 (ρ < 0,05). Kesimpulan: Dapat disimpulkan berdasarkan hasil uji statistik Wilcoxon menunjukkan nilai ρ value ≤ 0,05 maka ada pengaruh pemberian kompres hangat terhadap intensitas nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif di PBM X
META-ANALISIS PENGARUH KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI TERHADAP KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA Salwa Annisaa; Nurhayani
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 11 No. 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar belakang:  Obesitas kini berada pada tingkat yang mengkhawatirkan secara global dan telah menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang serius. Pada remaja, obesitas dapat menimbulkan dampak fisik maupun psikologis yang signifikan dan berpotensi berlanjut hingga masa dewasa. Peningkatan prevalensi obesitas pada remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, seperti genetik, kondisi fisiologis dan metabolik, aspek psikologis, status sosial ekonomi, gaya hidup, serta budaya. Namun, secara umum kondisi ini berkaitan erat dengan kebiasaan mengonsumsi makanan berenergi tinggi melebihi kebutuhan tubuh. Penelitian oleh Puhl & Heuer (2009) menunjukkan bahwa individu obesitas sering mengalami diskriminasi dalam bidang pekerjaan, pelayanan kesehatan, dan hubungan sosial. Namun demikian, dalam beberapa tahun terakhir belum banyak ditemukan kajian systematic review dan meta-analisis yang secara khusus mengulas hubungan antara konsumsi makanan siap saji dengan kejadian obesitas pada kelompok usia tersebut. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk melakukan systematic review dan meta-analisis terhadap berbagai penelitian yang membahas obesitas pada remaja yang dikaitkan dengan kebiasaan konsumsi makanan cepat saji. Metode:  Penelitian ini merupakan systematic review dan meta-analisis, penelitian ini dilakukan pada bulan Desember tahun 2024 dengan mencari, menelaah, mengidentifikasi dan menyeleksi data primer dari penelitian observasional sebelumnya yang berada dalam kurun waktu 2013-2023, dengan lama pencarian studi akan dilakukan maksimal 1 bulan. Data penelitian dicari dari beberapa sumber database diantaranya yaitu Pubmed, Google Schoolar, Science Direct dan Springer Link Hasil: Interprestasi hasil dari proses meta-analisis pengaruh makanan cepat saji terhadap obesitas dapat dilihat melalui forest plot. Dari hasil forest plot  diketahui bahwa terdapat heterogenitas tinggi (I2=70% p= 0.002) maka analisis daya forest plot menggunakan random effect model. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh makanan cepat saji ≥ 3 hari/minggu beresiko terhadap obesitas 2.74 kali dibandingkan makanan cepat saji < 3 hari/minggu (aOR=2.74 ; CI 95%=1.77-4.25; p= 0.002). Kesimpulan: Mengkonsumsi makanan cepat saji dalam frekuensi yang sering (≥ 3 kali/minggu) berpengaruh meningkatkan kejadian obesitas pada anak dan remaja