Muhammad Mukhtar S
Sekolah Tinggi Agama Islam DDI Pinrang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Ulama Qur’ani dan Implikasinya bagi Pendidikan Agama Islam Moderatif: The Role of Qur’anic Scholars and Its Implications for Moderate Islamic Religious Education Nasri Bohari; Muhammad Mukhtar S; Muhammad Yusuf; Mardan
IQRA JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN & KEISLAMAN Vol 21 No 1: Januari 2026
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/iqra.v21i1.9313

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran ulama Qur’ani dan implikasinya terhadap penguatan Pendidikan Agama Islam moderatif. Ulama Qur’ani dipahami sebagai figur yang tidak hanya menguasai teks Al-Qur’an secara mendalam, tetapi juga mampu menerjemahkan nilai-nilai ilahiah ke dalam realitas sosial dengan sikap moderat, bijaksana, dan penuh kasih sayang. Melalui metode studi pustaka, penelitian ini menelaah literatur tafsir, karya ulama, serta penelitian kontemporer untuk menggali karakter ulama Qur’ani dan relevansinya bagi pendidikan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama Qur’ani berperan sebagai pendidik inklusif yang menjembatani idealitas teks dan kebutuhan masyarakat majemuk. Nilai-nilai Qur’ani seperti tawassuth, tawazun, tasamuh, dan i‘tida?l dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum, metode pedagogis, dan kultur lembaga pendidikan untuk membentuk peserta didik yang berakhlak, toleran, dan berwawasan luas. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan peran ulama Qur’ani merupakan strategi penting dalam membangun pendidikan Islam yang moderatif, adaptif, dan relevan dalam menghadapi tantangan radikalisme serta intoleransi di era global.
Ahmadiyah dan Pembentukan Wacana Islam Moderat di Dunia Barat Modern : The Ahmadiyya Movement and the Construction of Moderate Islamic Discourse in the Modern Western World Muhammad Mukhtar S; Salvia Salmawati; Samriono; Widia; Rahmawati
IQRA JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN & KEISLAMAN Vol 21 No 1: Januari 2026
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/iqra.v21i1.9526

Abstract

Penelitian ini mengkaji perkembangan Ahmadiyah dan pengaruhnya dalam konteks dunia Barat modern dengan menyoroti peran sosial, media, dan diplomasi publik yang dijalankan komunitas ini. Melalui metode studi pustaka, penelitian ini menelaah literatur akademik, laporan hak asasi manusia, publikasi internal Ahmadiyah, serta sumber-sumber media yang relevan untuk memahami bagaimana gerakan ini membangun citra Islam yang damai dan moderat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Ahmadiyah berhasil memanfaatkan media global seperti Muslim Television Ahmadiyya (MTA), jaringan literasi keagamaan, serta kampanye sosial Love for All, Hatred for None sebagai instrumen pendidikan publik dan diplomasi keagamaan. Di dunia Barat, komunitas Ahmadiyah tampil sebagai agen dialog antaragama, promotor toleransi, dan aktor yang aktif dalam kegiatan kemanusiaan, sehingga berkontribusi pada konstruksi wacana Islam inklusif. Namun, pengaruh ini masih jarang dikaji secara komprehensif dalam kajian akademik, khususnya dalam perspektif sosial, keagamaan, dan pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menegaskan pentingnya melihat Ahmadiyah sebagai salah satu model keberagamaan minoritas yang relevan dalam penguatan nilai moderasi dan literasi keagamaan di masyarakat Barat modern