Nurfuadi
Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Guru dalam Mengembangkan Kreativitas Peserta Didik melalui Pendekatan Student Centered Learning di Sekolah Dasar: Penelitian Khabib Abdullah; Nurfuadi
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 3 Nomor 3, Januari-April 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v3i3.277

Abstract

Pengembangan kreativitas peserta didik dalam pendidikan di era modernisasi (abad 21) merupakan suatu tuntutan yang harus dipenuhi oleh setiap satuan pendidikan. Hal ini dikarenakan karena adanya kemajuan di bidang teknologi dan digitalisasi pendidikan sehingga menuntut setiap satuan pendidikan untuk mengadakan perubahan besar dalam prosen pengajaran dan pendidikannya. Guru tidak lagi menjadi sumber utama belajar (Teacher Centered Learning) tetapi kreativitas siswa yang diutamakan (Student Centered Learning). Strategi pembelajaran dalan Student Centerd Learning menekankan pada kemampuan deskripsi analisis dan decision. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan kreativitas peserta didik melalui pendekatan Student Centered Learning (SCL) di SD Negeri 1 Bojong. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru kelas dan kepala sekolah, serta dokumentasi RPP dan hasil karya siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengembangkan kreativitas melalui SCL meliputi tiga tahapan. Pertama, pada tahap perencanaan, guru merancang modul ajar yang berbasis proyek dan menyiapkan media pembelajaran dari lingkungan sekitar. Kedua, pada tahap pelaksanaan, guru menerapkan strategi bertanya terbuka, memberikan kebebasan berekspresi dalam diskusi kelompok, dan menggunakan metode project-based learning untuk menciptakan produk karya. Ketiga, pada tahap evaluasi, guru menggunakan penilaian portofolio dan observasi proses, bukan hanya hasil akhir. Kendala yang dihadapi adalah keterbatasan waktu dan perbedaan karakteristik siswa, namun guru mengatasinya dengan fleksibilitas jadwal dan pendekatan personal. Kesimpulannya, strategi guru yang variatif dan berpusat pada siswa efektif dalam memicu kelancaran, keluwesan, dan keaslian berpikir siswa.
Implementasi Teori Pengelolaan Kelas Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pembelajaran: Penelitian Joko Mujianto; Nurfuadi
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 3 Nomor 3, Januari-April 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v3i3.278

Abstract

Pengelolaan kelas berfungsi sebagai variabel determinan dalam sistem pendidikan yang memiliki korelasi kuat dengan peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian ini berupaya mengevaluasi penerapan beragam teori pengelolaan kelas serta kaitannya dengan peningkatan mutu proses belajar mengajar. Dengan mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, kajian ini mensintesis teori‑teori klasik, meliputi model Kounin, Glasser, Skinner, Canter, dan Dreikurs, kemudian mengintegrasikannya ke dalam kerangka konseptual kontemporer yang menekankan profesionalisme guru dan Total Quality Management (TQM). Temuan penelitian mengindikasikan bahwa praktik manajemen kelas yang berhasil tidak sekadar bersifat responsif terhadap perilaku siswa, melainkan menyusun suatu ekosistem proaktif yang berlandaskan pada kompetensi manajerial, pemahaman psikologis peserta didik, serta etika profesi pendidik. Selain itu, analisis terhadap pemikiran Nurfuadi mengenai profesionalisme guru menegaskan peran sentralnya sebagai faktor pendukung efektivitas pengelolaan kelas. Dengan demikian, studi ini menutup kesenjangan literatur dengan mengajukan sebuah sintesis konseptual integratif yang menghubungkan teori‑teori manajemen kelas secara global