Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Modul Pembelajaran Interaktif Berbasis Teknologi Digital dan Kearifan Lokal Bagi Calon Guru Wawan Wawan; Mai Zuniati; Mispani Mispani; Agus Setiawan; Risma Atikah; Febi Pustaka Rizky
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v4i1.122

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas calon guru dalam menyusun modul pembelajaran interaktif yang mengintegrasikan teknologi digital dan kearifan lokal. Dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi, guru dituntut tidak hanya menguasai perangkat digital, tetapi juga mampu merancang pembelajaran yang relevan dengan konteks budaya peserta didik. Melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), kegiatan ini dilaksanakan dengan menggali dan memberdayakan aset yang telah dimiliki oleh calon guru, seperti kemampuan pedagogik dasar, pemanfaatan teknologi, serta pemahaman terhadap budaya lokal, khususnya di Provinsi Lampung. Program ini dilaksanakan melalui tahapan identifikasi aset, pelatihan penggunaan aplikasi digital pembelajaran, serta pendampingan penyusunan modul yang memuat nilai-nilai budaya lokal. Kegiatan pelatihan dilaksanakan secara offline di ruang pusdatin, gedung perpustakaan Universitas Ma'arif Lampung pada tanggal 18 September 2025, dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 18 orang. Adapun kegiatan pendampingan secara online dilaksanakan selama 3 hari setelah pelatihan, yakni pada tanggal 19-21 September 2025. Hasil survei setelah pelatihan dan pendampingan menunjukkan bahwa peserta pelatihan memberikan respons yang positif terhadap kegiatan ini, baik dari aspek pelatihan, pendampingan maupun dampak pengabdian secara umum. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa secara umum peserta menilai kegiatan pelatihan dan pendampingan berada pada kategori baik, terutama terkait relevansi materi, kejelasan penyampaian narasumber, serta dukungan pendampingan dalam menyusun modul interaktif berbasis teknologi digital dan kearifan lokal. Secara keseluruhan, kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan keterampilan, kepercayaan diri, dan komitmen peserta dalam mengembangkan modul pembelajaran interaktif.