Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTEGRASI BUDAYA ORGANISASI DAN PENGEMBANGAN KARIR DALAM LENSA EPIDEMIOLOGI MANAJERIAL: TINJAUAN LITERATUR MODEL KINERJA PEGAWAI RUMAH SAKIT MELALUI MEDIASI ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PADA RSUD PRAYA LOMBOK TENGAH NTB Lalu Iman Saptahadi
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 7 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Hospital employee performance is a primary determinant of healthcare service quality. At RSUD Praya Central Lombok, HR management challenges require a strategic approach that integrates cultural aspects and career development. Objective: This study aims to analyze the impact of integrating organizational culture and career development on employee performance through the mediation of Organizational Citizenship Behavior (OCB) using a managerial epidemiology lens. Method: This research employs the Systematic Literature Review (SLR) method. The article selection process was conducted through Google Scholar and Scopus databases within the 2014-2024 timeframe. The analysis was performed on 8 primary journals meeting inclusion criteria related to hospital HR management. Results: Findings indicate that adaptive organizational culture and transparent career development systems significantly enhance OCB. OCB was found to act as a partial or full mediator bridging managerial variables to improved clinical and operational performance. The managerial epidemiology perspective confirms that intervention in organizational environmental factors (culture) is effective in reducing the risk of work inefficiency. Conclusion: Strengthening OCB through a conducive organizational climate is the key for RSUD Praya to achieve excellence in regional healthcare service performance.
OPTIMALISASI BUDAYA KERJA APOTEKER MELALUI KEGIATAN "APOTEKER MENYAPA" DI LOMBOK TENGAH Novita Ana Anggraini; Muhamad Ainussobah; Lalu Iman Saptahadi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan obat yang tidak ditangani dengan serius dapat menimbulkan dampak dahsyat bagi individu dan masyarakat, seperti peningkatan resistensi antibiotik akibat penggunaan irasional, overdosis yang mengancam jiwa, serta kerusakan organ permanen. Kegiatan penyuluhan langsung, seperti edukasi penggunaan obat rasional, pencegahan resistensi antibiotik, dan promosi swamedikasi aman kepada masyarakat sangat penting untuk dilakukan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan klinis apoteker, tetapi juga memperkuat jaringan kolaborasi dengan puskesmas lokal, stakeholder lain, dan Dinas Kesehatan Lombok Tengah. Kegiatan “Apoteker Menyapa” merupakan bentuk nyata dari kegiatan apoteker di Lombok Tengah yang langsung menyentuh masyarakat. Tujuannya tidak lain supaya masyarakat lebih mengerti tentang obat dan pengobatannya, untuk menciptakan pemahaman masyarakat terkait dengan bagaimana cara mengelola obat secara rasional. Sehingga tujuan utama yang diinginkan adalah supaya masyarakat bisa meningkatkan kualitas hidupnya