Ali Andra Prasetyo Siregar
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Komparatif Teori Maharah al-Kitabah dalam al-Maharat al-Lughawiyyah dan Maharat al-Kitabah wa Namadzij Ta'limiha karya Ibrahim Ali Rababiah / A Comparative Study of Maharah al-Kitabah Theory in al-Maharat al-Lughawiyyah and Maharat al-Kitabah wa Namadzij Ta'limiha by Ibrahim Ali Rababiah Faizah Kamila; R. Umi Baroroh; Ali Andra Prasetyo Siregar
Loghat Arabi : Jurnal Bahasa Arab dan Pendidikan Bahasa Arab VOL 7, NO 2 (JULI 2026): LOGHAT ARABI
Publisher : Universitas Islam DDI AGH Abdurrahman Ambo Dalle Polewali Mandar, Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36915/la.v7i2.489

Abstract

This study aims to conduct a comparative analysis of the theories of maharah al-kitābah (writing skills) presented in two Arabic language teaching books: Al-Mahārāt al-Lughawiyyah by Dr. Ibtisam Mahfuz and Mahārat al-Kitābah wa Namādzij Ta‘līmihā karya Ibrahim Ali Rababiah. Writing is a crucial component in Arabic language learning, requiring cognitive, linguistic, and strategic proficiency. However, variations in theoretical approaches across different textbooks highlight the need for a deeper analysis of how writing skills are conceptualized. This research employs a qualitative approach using content analysis as the primary method, with both books serving as the main data sources. The findings indicate that Al-Mahārāt al-Lughawiyyah emphasizes a conceptual and integrative approach based on cognitive and linguistic theories, while Mahārat al-Kitābah wa Namādzij Ta‘līmihā adopts a modern process-oriented model of writing, presenting various theoretical frameworks such as those by Flower & Hayes, Swales, and McWhorter. The comparison reveals that the two books complement each other—one providing theoretical foundations, the other offering practical strategies. Synthesizing both approaches could serve as a foundation for designing more effective, contextualized, and learner-centered Arabic writing instruction.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komparatif teori maharah al-kitābah dalam dua buku ajar bahasa Arab, yaitu Al-Mahārāt al-Lughawiyyah karya Dr. Ibtisam Mahfuz dan Mahārat al-Kitābah wa Namādzij Ta‘līmihā karya Ibrahim Ali Rababiah. Keterampilan menulis merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran bahasa Arab yang menuntut penguasaan kognitif, linguistik, dan strategis. Namun, perbedaan pendekatan dan kerangka teoritik dalam berbagai buku ajar menunjukkan perlunya analisis mendalam terhadap bagaimana keterampilan ini dikonsepsikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis), dengan sumber data utama berupa dua buku tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Mahārāt al-Lughawiyyah lebih menekankan pendekatan konseptual dan integratif yang berbasis linguistik-kognitif, sedangkan Mahārat al-Kitābah wa Namādzij Ta‘līmihā menyajikan pendekatan proses menulis modern yang dilengkapi dengan berbagai model teori menulis seperti Flower & Hayes, Swales, McWhorter, dan lainnya. Perbandingan ini mengungkap bahwa keduanya saling melengkapi yang satu memberi dasar teoritis, sedangkan yang lain menawarkan strategi praktis. Sintesis dari keduanya dapat menjadi pijakan untuk merancang pengajaran menulis bahasa Arab yang lebih efektif, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik masa kini.