Pramesthi Dwi Octavianna
Program Magister Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karakteristik Kualitas Perairan dan Status Eutrofikasi di Perairan Pesisir Kota Pekalongan Pramesthi Dwi Octavianna; Muhammad Helmi; Lilik Maslukah; Muhamad Zainuri; Aris Ismanto
Buletin Oseanografi Marina Vol 15, No 1 (2026): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/buloma.v15i1.81010

Abstract

Perairan pesisir Kota Pekalongan merupakan wilayah yang rentan terhadap eutrofikasi akibat tingginya aktivitas antropogenik di daratan, seperti kawasan terbangun, tambak, dan pertanian, yang berpotensi meningkatkan masukan nutrien ke perairan laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji status trofik perairan pesisir Kota Pekalongan berdasarkan Trophic State Index (TSI), menganalisis perbedaan karakteristik kualitas perairan antara area pesisir dan area transisi pesisir–laut, serta mengkaji keterkaitannya dengan kondisi tutupan lahan daratan. Pengambilan data kualitas perairan dilakukan dalam satu hari pengamatan dengan total 77 titik sampling, meliputi parameter klorofil-a, nitrat, fosfat, total padatan tersuspensi, oksigen terlarut, suhu, salinitas, pH, dan kecerahan. Nilai TSI dihitung berdasarkan indikator klorofil-a, nutrien, dan kecerahan, kemudian dianalisis secara spasial menggunakan interpolasi spline, serta didukung oleh analisis deskriptif berupa boxplot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa area pesisir memiliki tingkat eutrofikasi yang relatif lebih tinggi dan lebih bervariasi dibandingkan area transisi, yang dicirikan oleh konsentrasi nutrien dan klorofil-a yang lebih tinggi serta kecerahan yang lebih rendah. Dominasi tutupan lahan terbangun dan tambak di wilayah daratan berpotensi berkontribusi terhadap kondisi eutrofikasi perairan pesisir. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan wilayah daratan sebagai bagian dari upaya mitigasi eutrofikasi dan pengelolaan perairan pesisir secara berkelanjutan.