Ester Ingrida Agninoy Jarut
Universitas Nusa Cendana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Edukasi melalui Metode Lonto Leok Terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Pengobatan Hipertensi Pada Lansia di Desa Lengko Namut Kabupaten Manggarai Timur Ester Ingrida Agninoy Jarut; Marni Marni; Galuh Wiedani K. Diah Larasati; Imelda F.E Manurung
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 8 (2026): Volume 8 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i8.25288

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a non-communicable disease that is a public health problem with a high prevalence in the elderly. Low levels of knowledge and adherence to treatment are the main causes of uncontrolled blood pressure. Local culture-based health education such as the Lonto Leok method is expected to improve public health understanding and behavior. This study aims to analyze the effect of Lonto Leok method education on the level of knowledge and adherence to hypertension treatment in the elderly in Lengko Namut Village, East Manggarai Regency. Using a quasi-experimental nonequivalent control group design with 56 respondents (28 intervention groups, 28 controls with video education), data were collected through pre- and post-test questionnaires (knowledge: 18 items; adherence: MMAS-8). The Lonto Leok group showed significant improvement (knowledge: mean increase of 4.36, p=0.000; adherence: increase of 1.93, p=0,000), superior to the video group (knowledge: 3.86, p=0.002; adherence: 1.61, p=0.000), analyzed by Wilcoxon test and t-test. The Lonto Leok cultural approach was proven to be more effective in improving hypertension management in this local context. Keywords: Lonto Leok, Hypertension, Knowledge, Medication, Elderly.   ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi tinggi pada kelompok lansia. Rendahnya tingkat pengetahuan dan kepatuhan pengobatan menjadi penyebab utama tidak terkontrolnya tekanan darah. Edukasi kesehatan berbasis budaya lokal seperti metode Lonto Leok diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan perilaku kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi metode Lonto Leok terhadap tingkat pengetahuan dan kepatuhan pengobatan hipertensi pada lansia di Desa Lengko Namut Kabupaten Manggarai Timur. Menggunakan rancangan two group pre-test post-test design dengan 56 responden (28 kelompok intervensi, 28 kontrol dengan edukasi video), data dikumpul melalui kuesioner pre- dan post-test (pengetahuan: 18 item; kepatuhan: MMAS-8). Kelompok Lonto Leok menunjukkan peningkatan signifikan (pengetahuan: rata-rata naik 4,36, p=0,000; kepatuhan: naik 1,93, p=0,000), lebih unggul dari kelompok video (pengetahuan: 3,86, p=0,002; kepatuhan: 1,61, p=0,000), dianalisis dengan uji Wilcoxon dan t-test. Pendekatan budaya Lonto Leok terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pengelolaan hipertensi di konteks lokal ini.  Kata Kunci: Lonto Leok, Hipertensi, Pengetahuan, Kepatuhan, Lansia.