ABSTRAK Lansia merupakan masyarakat rentan\berisiko terhadap penurunan kesehatan, salah satu penyakit degenerative yang paling sering terjadi pada lansia adalah hipertensi. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) mengatakan hipertensi merupakan faktor risiko tertinggi penyebab kematian keempat di Indonesia. Orang yang mengidap hipertensi umumnya memiliki kualitas hidup yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak mengidap hipertensi. Beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas hidup diantaranya adalah kesehatan psikologis salah satunya yaitu kecemasan dan kesehatan fisik yaitu kemandirian dalam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dan kemandirian dalam activity daily living (ADL) dengan tekanan darah pada lansia hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Ciracas Jakarta Timur. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2025. Pengambilan Sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 106 responden. Pengumpulan data menggunakan data primer dan instrumen kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian dilakukan pada 106 responden didapatkan 76 (71,7%) lansia memiliki tingkat kecemasan ringan dan 90 (84,9%) lansia memiliki tingkat kemandirian tinggi. Ada hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kualitas hidup (p= 0,001) dan ada hubungan yang signifikan antara kemandirian dalam activity daily living (ADL) dengan kualitas hidup (p= 0,001). terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dan kemandirian dalam activity daily living (ADL) dengan kualitas hidup. Kata Kunci: Lansia Hipertensi, Tingkat Kecemasan, Activity Daily Living (ADL), Kualitas Hidup. ABSTRACT The elderly are a vulnerable population at risk of health decline. One of the most common degenerative diseases in the elderly is hypertension. The Indonesian Health Survey (SKI) states that hypertension is the fourth highest risk factor for death in Indonesia. People with hypertension generally have a lower quality of life compared to those without hypertension. Several factors that influence quality of life include psychological health, such as anxiety, and physical health, namely independence in daily activities. This study was conducted to determine the relationship between anxiety levels and independence in daily living activities (ADL) with blood pressure in elderly with hypertension in the Ciracas District Community Health Center Work Area, East Jakarta. This research is quantitative with a cross-sectional design. This research was conducted in April 2025. Sampling used a purposive sampling technique with a sample of 106 respondents. Data collection used primary data and questionnaire instruments. Data analysis used the Chi-Square test. The results of the study conducted on 106 respondents showed that 76 (71.7%) elderly had mild anxiety levels and 90 (84.9%) elderly had high levels of independence. There was a significant relationship between anxiety levels and quality of life (p= 0.001) and there was a significant relationship between independence in activities of daily living (ADL) and quality of life (p= 0.001). There is a significant relationship between the level of anxiety and independence in daily living activities (ADL) with quality of life. Keywords: Elderly Hypertension, Anxiety Level, Activity Daily Living (ADL), Quality of Life.