Laboratorium komputer merupakan elemen krusial dalam menunjang kegiatan akademik di perguruan tinggi yang membutuhkan pengelolaan asisten laboratorium secara akurat, disiplin, dan transparan. Namun, sistem absensi konvensional yang berjalan saat ini sering kali terkendala oleh tingginya celah manipulasi lokasi risiko tindakan kecurangan seperti penitipan presensi, serta kerumitan birokrasi dalam proses rekapitulasi data secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi absensi asisten laboratorium menggunakan metode validasi berlapis berbasis lokasi (Geofencing) dan pemindaian QR Code dinamis. Sistem dibangun menggunakan framework Flutter dan bahasa pemrograman Dart pada sisi klien, serta Cloud Firestore sebagai backend database real-time NoSQL yang terdenormalisasi. Pengujian sistem dilakukan melalui metode Black-Box Testing untuk mengevaluasi fungsionalitas antarmuka, keandalan sensor, serta keamanan hak akses pengguna berbasis peran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi package geolocator mampu mengunci otorisasi presensi asisten hanya dalam radius koordinat laboratorium yang valid, sehingga mengeliminasi tindakan kecurangan penitipan absen. Selain itu, fitur schedule swapping terbukti adaptif dalam mengelola dinamika pertukaran jadwal asisten tanpa risiko race condition berkat penerapan local tracking mutex. Aplikasi ini berhasil memotong birokrasi rekapitulasi manual dengan menyediakan kalkulasi otomatis beban kerja SKS yang dikompilasi langsung ke dalam format laporan dokumen PDF. Temuan ini menegaskan bahwa aplikasi ini layak diimplementasikan untuk mendukung tata kelola administrasi laboratorium yang efisien, transparan, dan akuntabel.