ABSTRACT Cervical cancer is the most common cancer in Indonesia due to late detection of the disease. The last IVA socialization was conducted before the COVID-19 Pandemic. The number of WUS was 5,123 people, while only 248 people performed VIA examinations. This study was conducted in March - April 2025. The purpose of the study was to determine the relationship between knowledge and participation in conducting acetic acid visual inspection in women of childbearing age. This research design is analytic observational using cross sectional research design. Data collection in this study by distributing questionnaires. The population was 5,123 women of childbearing age. Respondents were 38 women of childbearing age using the correlative analysis formula. Purposive sampling method. The research instrument used a questionnaire. Data analysis using univariate and bivariate. The results showed that most of the knowledge of women of childbearing age in conducting visual inspection of acetic acid was sufficient as many as 22 people (57.9%). Most of the knowledge of women of childbearing age following visual inspection of acetic acid as many as 20 people (52.6%). Chi-square test results obtained p value: 0.003 (0.05). The study concluded that there was a relationship between knowledge and participation in conducting visual inspection of acetic acid of women of childbearing age. Health services and health workers, especially midwives, should always strive to optimize IVA early detection services. Keywords: Participation, Visual Acetic Acid, Women of Child-Bearing Age. ABSTRAK Kanker serviks merupakan kanker terbanyak di Indonesia disebabkan terlambatnya deteksi dini penyakit. Sosialisasi mengenai IVA terakhir dilakukan sebelum Pandemi COVID-19. Jumlah WUS sebanyak 5.123 orang, sedangkan yang melakukan pemeriksaan IVA hanya 248 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret - April 2025. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan keikutsertaan melakukan inspeksi visual asam asetat pada wanita usia subur. Desain penelitian ini adalah observasional analitik menggunakan desain penelitian cross sectional. Pengumpulan data pada penelitian ini dengan membagikan kuesioner. Populasi sebanyak 5.123 wanita usia subur. Responden sebanyak 38 wanita usia subur dengan menggunakan rumus analisis korelatif. Metode pengambilan sampel dengan Purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pengetahuan Wanita usia subur dalam melakukan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat adalah cukup sebanyak 22 orang (57,9%). Sebagian besar pengetahuan Wanita usia subur mengikuti pemeriksaan inspeksi visual asam asetat sebanyak 20 orang (52,6%). Hasil uji Chi-square diperoleh nilai p: 0,003 ( 0,05). Simpulan penelitian ada hubungan antara Pengetahuan Dengan Keikutsertaan Melakukan Inspeksi Visual Asam Asetat Wanita Usia Subur. Layanan kesehatan dan tenaga kesehatan khususnya bidan agar senantiasa berupaya mengoptimalkan layanan deteksi dini IVA kepada Wanita usia subur melalaui upaya promosi dan preventif di masyarakat. Kata Kunci: Keikutsertaan, Visual Asam Asetat, Wanita Usia Subur.