Claim Missing Document
Check
Articles

Media Informasi Cenderung Meningkatkan perilaku seks Pada Remaja SMP di Jakarta Selatan Gusti Ayu Tirtawati
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.082 KB) | DOI: 10.47718/jib.v3i1.363

Abstract

Latar Belakang : Tingginya angka kehamilan pada remaja di Indonesia saat ini dan mengalamipeningkatan dari tahun ke tahun. Sebanyak 18.3% remaja siswa SMP dan SMA di Jakarta, rawanterkena penyakit menular seksual tingginya angka seks bebas di Jakarta, menjadikan Jakarta masuktiga besar kota se Indonesia dengan jumlah penderita HIV/AIDS tertinggi.Tujuan : penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran teman sebaya dengan perilaku seksremaja pada siswa SMP Jakarta Selatan tahun 2014.Metode : Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional untuk mengetahui hubunganantara peran teman sebaya dengan perilaku seks remaja. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas9 SMPN 37 dan SMP PGRI Jakarta Selatan berjumlah 209 orang, pengambilan sampel dilakukandengan menggunakan simple random sampling.Hasil : penelitian menunjukkan perilaku seks pra nikah ditemukan pada remaja SMP usia 13 – 16tahun, remaja laki-laki 4 kali lebih bersiko berperilaku seks negatif dibandingkan remaja perempuan,pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan dampaknya diperoleh hasil cukup baik,kemudahan mengakases media informasi cenderung meningkatkan perilaku seks negative dan tidakada hubungan peran sebaya dengan perilaku seks pada remaja SMP setelah memperhitungkan faktorjenis kelamin remaja.Kesimpulan : Penelitian ini merekomendasikan Dinas Pendidikan Jakarta Selatan diharapkan dapatmelibatkan guru dan orang tua untuk berperan aktif memamantau kegiatan murid atau putra putrinyadi dalam dan luar sekolah untuk mencegah resiko perilaku seksual remaja.
Efektivitas Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Intensitas Nyeri Post Sectio Caesarea Gusti Ayu Tirtawati; Atik Purwandari; Nur Hidayah Yusuf
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 7 No 2 (2020): Edisi Januari-Juni 2020
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v7i2.1135

Abstract

ABSTRAK Sectio caesarea(SC)adalah suatu proses persalinan buatan yang dilakukan melalui pembedahan dengan cara melakukan insisi pada dinding perut dan dinding rahim ibu. Persalinan secara SCmemberikan dampak bagi ibu dan bayi, nyeri yang hilang timbul akibat pembedahan pada dinding abdomen dan dinding rahim yang tidak hilang hanya dalam satu hari itu memberi dampak seperti mobilisasi terbatas, bounding attachment (ikatan kasih sayang) terganggu atau tidak terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui efektivitas pemberian aromaterapi lavender terhadap intensitas nyeri post sectio caesarea Di Irina D RSUP Prof DR. R. D Kandou Manado. Jenis Penelitian ini adalah Quasi Experimental Design yang di lakukan dengan memberikan percobaan atau perlakuan. Penelitian ini menggunakan rancangan Nonequivalent Control Group Design yang artinya terdapat dua kelompok yang digunakan untuk penelitian, yaitu kelompok eksperimen (yang di beri perlakuan) ,kelompok kontrol (yang tidak di beri perlakuan), dan tidak di pilih secara random. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah tehnik Purposive Sampling yaitu pemilihan sampel dengan menetapkan subjek yang memenuhi kriteria penelitian atau dengan pertimbangan tertentu.Besarnya sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden, kelompok kontrol sebanyak 15 responden dan kelompok intervensi sebanyak 15 responden.Dalam penelitian ini analisis yang digunakan adalah uji One Way Anova. Hasil analisis data secara statistik memperoleh nilai rata-rata mean pada kelompok kontrol sebelum = 5,87 dan sesudah= 5,67, sedangkan pada kelompok intervensi sebelum= 5,87, dan sesudah= 4.47. Standar Deviasi pada kelompok kontrol sebelum= 1.187 dan sesudah= 1.175, sedangkan pada kelompok intervensi sebelum= 1.302 dan sesudah= 1.457. Hasil analisis data membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara intensitas nyeri sebelum diberikan aromaterapi lavender dan setelah diberikan aromaterapi lavender, yang memperoleh nilai F= 4.115 dan p-value= 0,010 (p value=<0,05).
CARROT JUICE FOR POST PARTUM MOTHER: AN INTRODUCTION TO VEGETABLE CONSUMPTION Gusti Ayu Tirtawati; Fonnie Kuhu; Stevany Gaby Makarau
SEAJOM: The Southeast Asia Journal of Midwifery Vol 6 No 2 (2020): SEAJOM: The Southeast Asia Journal of Midwifery
Publisher : AIPKIND (Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36749/seajom.v6i2.122

Abstract

The amount of breast milk is likely to affect the success of breastfeeding. Therefore, a study concerning the method to increase the milk volume is always encouraged, one of which is a method using carrot juice as the intervention to introduce the consumption of vegetables among nursing mothers. This was a qualitative study using a phenomenological approach. The four respondents that did not like vegetables and had little production of breast milk were found when the preliminary survey was conducted and they agreed to be involved as respondent by giving some answers questioned. The results showed that they did not like to consume vegetables because they did not use to consume them since young. Despite the fact that they knew the benefits of vegetables to health, they said that they did not know vegetables were good for the production of breast milk. However, they could consume the carrot juice as the initiation of vegetable consumption.
Factors Related to the Event Stunting in Toddlers 25-59 Months in the Region Kolongan District Puskesmas North Minahasa District Atik Purwandari; Gusti Ayu Tirtawati; Sandra Tombokan; Sjeny Tuju; Joice Silangen
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 2 (2022): Budapest International Research and Critics Institute May
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i2.5259

Abstract

Stunting (short) is a condition of failure to thrive in children under five as a result of chronic malnutrition so that children do not reach the ideal body size for their age. Children who are classified as short (stunting) have experienced chronic malnutrition since the beginning of their lives, on this basis, research on the problem of stunting is important to do. This research is an analytic observational research study with a case control design. The independent variables include age at first pregnancy, maternal height, birth weight, birth spacing, sanitation and clean water, parenting, maternal education, exclusive breastfeeding, complementary feeding and infectious diseases and the dependent variable is stunting. The sample is toddlers aged 25-59 months who experience stunting as many as 33 people. The results showed that there was no relationship between gestational age and stunting, p = 0.609, there was a significant relationship between maternal height and stunting, p = 0.037, there was a significant relationship between birth weight and stunting, p = 0.017, there was no relationship between birth spacing and stunting, p = 0.805, there is no relationship between sanitation and clean water with stunting, p = 0.159, there is no relationship between parenting and stunting, p = 0.802, there is a significant relationship between maternal education and stunting, p = 0.044, there is a significant relationship between exclusive breastfeeding and stunting , p = 0.024, there is a significant relationship between MP ASI and stunting, p = 0.007, there is a significant relationship between infectious diseases and stunting, p = 0.007. Based on the results of this study, many factors influence the incidence of stunting in children aged 25-59 months. For this reason, it is hoped that the Kolongan Health Center, Kalawat District, can improve the performance of midwives and nutrition workers at the puskesmas to be more active in providing counseling and counseling to pregnant women and mothers of children under five for the prevention and control of stunting in the Kolongan Health Center area.
Aspek Hukum Perkawinan WNI Beda Agama yang DIlangsungkan di Luar Wilayah Indonesia Gusti Ayu Tirtawati; Retna Dwi Savitri
Jurnal Hukum PRIORIS Vol. 2 No. 3 (2009): Jurnal Hukum Prioris Volume 2 Nomor 3 Tahun 2009
Publisher : Faculty of Law, Trisakti University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1271.399 KB) | DOI: 10.25105/prio.v2i3.335

Abstract

Berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku secara positif di Indonesia, menyatakan bahwa perkawinan antar agama tidak dapat dilaksanakan. Tetapi, ternyata perkawinan beda agama masih saja terjadi sebagai akibat interaksi sosial diantara seluruh Warga Negara Indonesia yang pluralis agamanya. Untuk menghindar berlakunya hukum Indonesia maka para pasangan beda agama tersebut melangsungkan perkawinannya di luar negeri. Perkawinan beda agama secara implisit tidak diatur secara khusus dalam UU No 1 Tahun 1974 tentang perkawinan. Namun demikian, perkawinan beda agama dilangsungkan di luar negeri tetap harus memenuhi syarat materiil dan syarat formal yang masing-masing diatur dalam Pasal 16 AB dan Pasal 18 AB. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan Pasal 56 Undang-Undang No 1 tahun 1974 tentang perkawinan, sehingga bagi WNI yang berbeda agama tetap harus tunduk pada UU ini. Lebih lanjut, dalam UU dinyatakan bahwa perkawinan yang dilangsungkan di luar negeri harus dicatatkan, namun perkawinan beda agama yang dilangsungkan di luar negeri tidak dapat dicatatkan. Akan tetapi dengan dikeluarkannya UU No. 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan, di dalam Pasal 35 butir a, yang menyatakan bahwa “hal demikian sepanjang pencatatan perkawinan tersebut telah melalui penetapan Pengadilan, maka perkawinan tersebut dapat dicatatkan pada Instansi Pelaksana”, sehingga atas perkawinan tersebut dapat dimungkinkan untuk dicatatkan. Adapun akibat hukum perkawinan beda agama yang dilangsungkan di luar negeri karena penyelundupan hukum tentunya membawa akibat bagi isteri dan anak-anaknya.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Dan Pelatihan Pembuatan Empon-Empon Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Gusti Ayu Tirtawati; Anita Lontaan; Kusmiyati Kusmiyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol 1 No 4 (2022): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v1i4.939

Abstract

Empon-empon” adalah istilah yang dipakai untuk berbagai bahan baku dan rempah yang biasa digunakan untuk membuat minuman tradisional Indonesia seperti jahe merah, kunyit dan sereh. Masa klimakterium merupakan masa rentan penurunan daya tahan tubuh karena terjadi proses penuaan. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh salah satunya dengan minum empon-empon. Dalam empon-empon terkandung tanin, flavonoid dan fenolik yang berfungsi sebagai antioksidan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Metode pelaksanaan kegiatan dengan memberikan edukasi dan video musik serta demonstrasi kepada ibu-ibu PKK, WUS, tenaga Kesehatan dan sesepuh. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian msyarakat dilakukan dalam 3 tahap, yaitu: proses persiapan, pelaksanaan dan proses pemantauan. Memberikan edukasi manfaat empon-empon dan demonstrasi cara pembuatan empon-empon. Kesimpulan Masyarakat mengetahui tentang manfaat empon-empon sebagai upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh khususnya pada masa klimakterium. Masyarakat mampu membuat sendiri empon-empon untuk dikonsumsi sehari-hari.
Factor Analysis Correlating to The Increase of Voluntary Counseling and Testing (VCT) Visits of Pregnant Women At Papusungan Community Health Center Kusmiyati; Gusti Ayu Tirtawati; Robin Dompas; Agnes Montolalu; Anita Lontaan; Janake E. Tamarol
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v2i1.121

Abstract

This research aimed to analyze the factors correlating to the increase of Voluntary Counseling and Testing (VCT) of pregnant women at Papusungan Community Health Center, Bitung City. The research type used was analytic observation research design and cross-sectional approach carried out on 70 pregnant women resided in work area of Papusungan Community Health Center with research instrument was in the form of a questionnaire consisted of 10 knowledge questions, 20 questions on the role of medical staff and 6 questions about the motivation of pregnant women. Data analysis used chi square test with meaning value 95% (0.05). Knowledge: the respondents with less knowledge about VCT were 53.4% (37 out of total 70 respondents), the respondents stated that the medical staff role was good with amount 58,6% (41 out of 70 respondents), and the respondents with good motivation was 62,9% (44 out of total 70 respondents). Then, pregnant women who did VCT were 65.7% and those who did not do VCT was 34.3%. There is significant correlation between knowledge and the medical staff role to increase VCT visits of pregnant women, but there is no significant correlation between their motivation and the increase of VCT visit
Mengurangi Stress Di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Dengan Pendekatan Komplementer Di Puskesmas Wilayah Wawonasa Kota Manado Gusti Ayu Tirtawati; Femmy K. Keintjem; Amelia Donsu; Wahyuni; Yulien Adam; Agnes Montolalu; Kusmiyati; Anita Lontaan; Herlina Memah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i1.119

Abstract

Covid-19 (coronavirus disease) diketahui lewat penyakit misterius yang melumpuhkan Kota Wuhan, China. Tragedi akhir 2019 tersebut terus berlanjut hingga penyebaran Covid -19 mewabah ke seluruh dunia. Berbagai cara dapat dilakukan untuk meningkatkan sistem imun diantaranya istirahat yang cukup, rajin berolahraga, mengurangi stress, berjemur sinar matahari dan menjaga pola makan sehat. Yoga merupakan salah satu olah raga yang paling tepat karena yoga merupakan penggabungan antara olahraga fisik dengan pelatihan pernapasan, gerakan yoga terkandung efek relaksasi yang dapat menstabilkan emosi dan ritme nafas sehingga mengurangi stress. Metode dengan Langkah awal melakukan survey, pendekatan kepada pemerintah setempat yaitu pemeritah Kelurahan dan Puskesmas di lokasi tempat akan dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan memberikan edukasi Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru dengan membagikan leaflet agar masyarakat memahami Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru. Mendemonstrasikan Gerakan yoga dan memutarkan video yoga agar masyarakat bisa mengikuti Gerakan yoga bersama untuk mengurangi stress. Hasil kegiatan yaitu masyarakat memahami Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru serta dapat mempraktekkan Kembali gerakan yoga. Saran agar petugas puskesmas melakukan yoga rutin karena terbukti memberikan ketenangan/mengurangi stress
Pelayanan Kesehatan dan Edukasi Hipertensi Serta Pemberian Makanan Tambahan Bubur Kacang Hijau Untuk Peningkatan Status Kesehatan Masyarakat Gusti Ayu Tirtawati; Lorrien G Runtu; Anselmus Kabuhung; Wahyuni Wahyuni; Irmasanti Fajrin; Herlina Memah; Kusmiyati Kusmiyati; Agnes Montolalu; Anita Lontaan
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol 2 No 2 (2023): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v2i2.1060

Abstract

Kesehatan yang prima merupakan kunci dalam memperoleh hasil kinerja yang optimal. Kesehatan diperlukan juga dalam peningkatan kualitas hidup seorang individu. Hasil pendataan Masyarakat Kelurahan Sagerat mempunyai riwayat penyakit hipetrtensi sebesar 30,6 % , asam urat 18,5%, kolesterol 2% dari 264 orang. Upaya dalam peningkatan status kesehatan masyarakat yaitu melakukan pemeriksaan asam urat dan kolestrol serta pemberian kacang hijau. Metode pendekatan kepada Pemerintah Kel. Sigerat, tokoh masyarakat untuk melakukan edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan (Tekanan Darah, Asam urat, dan kolesterol) serta pemberian makanan tambahan kacang hijau pada Masyarakat. Sasaran dari kegiatan ini yaitu Masyarakat Kel. Sagerat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Kel. Sagerat tanggal 8 Maret 2023. Hasil kegiatan semua peserta memahami materi hipertensi, dilakukan pemeriksaan status Kesehatan pada 26 orang. Setelah selesai dilakukan pemeriksaan peserta diberikan bubur kacang hijau. P emeriksaan tekanan darah ditemukan 7 orang mengalami hipertensi, 1 orang mengalami asam urat tinggi, 5 orang mengalami kolestrol tingg. Tercapaianya target dengan hasil peserta sudah mengetahui status Kesehatan mereka.. Kesimpulan Dalam mendeteksi penyakit tidak menular dapat dilakukan secara rutin karena dalam hal ini, usia maupun jenis kelamin tidak dapat menentukan seseorang dapat mengalami penyakit tidak menular tersebut. Diharapkan Masyarakat Kel. Sagerat dapat selalu rutin memeriksaan kesehatannya dan mengonsumsi makanan yang sehat di rumah maupun di kantor.
Pengaruh Konsumsi Telur Ayam Kampung dan Telur Ayam Ras terhadap Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Gusti Ayu Tirtawati; Kusmiyati Kusmiyati; Wahyuni Wahyuni
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i1.679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian telur ayam ras dan telur ayam kampung terhadap peningkatan kadar hemoglobin (Hb) pada remaja putri. Jenis penelitian ini adalah eksperimen quasi dengan menggunakan pretest posttest with control group design yang ditentukan dengan menggunakan total sampling sebanyak 60 responden terbagi atas 30 responden kelompok perlakuan dan 30 responden kelompok kontrol. Data diperoleh melalui lembar observasi dan dianalisis dengan menggunakan uji paired sample t test dengan kemaknaan p value < 0,05. Hasil penelitian yaitu kadar Hb remaja putri pada kelompok perlakuan sebelum diberikan telur ayam kampung saat pre test dengan nilai mean 10,90. Sedangkan pada kelompok kontrol sebelum diberikan telur ayam ras saat pre test dengan nilai mean 11,65. Kadar Hb pada kelompok perlakuan sesudah diberikan telur ayam kampung saat post test dengan nilai mean 13,30. Sedangkan pada kelompok kontrol sesudah diberikan telur ayam ras saat post test dengan nilai mean 13,60. Kesimpulan yaitu ada pengaruh yang signifikan pada pemberian telur ayam Kampung dan telur ayam ras terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri.
Co-Authors Adam, Yulien Ade Widya Ningtyas, Listina Agnes Montolalu Agnes Montolalu Agnes Montolalu Agnes Montolalu, Agnes Amelia Donsu Amelia Donsu, Amelia Anis Novitasari Anita Lontaan Anita Lontaan Anita Lontaan Anita Lontaan Anita Lontaan Anselmus Kabuhung Arifin Senjaya, Asep Asep Arifin Senjaya Atik Purwandari Atik Purwandari Baehaqi Bella Cantika Putri Ariyanti Bungnga, Juwita Yimma Atma Cahyani, Ni Wayan Eka Widya Desak Ketut Ayu Ardani Dewa Ayu Agustini Posmaningsih Elfredo Ellen Erawati, Ni Luh Putu Sri Femmy K. Keintjem Femmy Keintjem Femmy Keintjem, Femmy Feny Kusumadewi Fonnie Kuhu Gejir, I Nyoman Gusman, Gusman Gusti Ayu Marhaeni Gusti Ayu Marhaeni Gusti Kompiang Sriasih Herlina Memah Herlina Memah Herlina Memah Hertog Nursanyoto I Gusti Agung Ayu Novya Dewi I Nyoman Gejir I Nyoman Wirata I Wayan Candra Ida Ayu Sri Darmayanthi Irmasanti Irmasanti Fajrin Janake E. Tamarol Joice Silangen Julieta da Costa Kadek Sri Ayuningsih Karsi, Ni Made Keintjem, Femmy K. Ketut Resmiasih Ketut Somoyani , Ni Kusmiati Kusmiati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Lestari, Rini Apriyanti Lindayani, I Komang Listia Ade Widya Ningtyas Listina Ade Widya Ningtyas Lorrien G Runtu Made Widhi Gunapria Darmapatni Made Widi Gunapria Darmapatni Mardiah, Aynun Mardiah Maria Terok Martha mastra, nyoman Maya Umul Hamidah Memah, Herlina Mika Sugarni Mudani, Ni Wayan Muhamad Nor Mudhofar Nasution, Siti Rahmadani Ngurah, I Gusti Ketut Gede Ni Ketut Nuratni Ni Ketut Nuratni Ni Ketut Somoyani Ni Komang Erny Astiti Ni Komang Yuni Rahyani Ni Luh Ayu Radhaningsih Ni Luh Putu Sri Erawati Ni Luh Widiastiti Ni Made Dwi Mahayati Ni Nyoman Budiani, Ni Nyoman Ni Nyoman Suindri Ni Wayan Ariyani Ni Wayan Armini Ni Wayan Darsani Nur Hidayah Yusuf Nuratni, Ni Ketut Nurhamidah Nurhamidah Nurhamidah Nurhamidah Pande Putu Purwaningsih Posmaningsih, Dewa Ayu Agustini Pradnyawati, Ni Wayan Pramesti Dwi Candrika, Kadek Purnamayanti , Ni Made Dwi Purnamayanti, Ni Made Dwi Rahmadani, Siti Regina Tedjasulaksana Retna Dwi Savitri Robin Dompas Robin Dompas, Robin Sandra Tombokan Santi Aprilian Lestaluhu Senjaya , Asep Arifin Senjaya, Asep Arifin Senjaya Siti Rahmadani Sjeny Tuju Stevany Gaby Makarau Tamarol, Janake E. Tantri Tasya, Amalia Tedjasulaksana, Regina Tombokan, Sandra G.J. Utarini, Gusti Ayu Eka WAHYUNI Wahyuni Wahyuni Wahyuni Wahyuni Wiati, Ni Wayan Yulien Adam Yuniartis, Putri