ABSTRACT Medication error significantly affects patient safety and the quality of pharmaceutical services. This study examined the impact of errors in the prescribing, transcribing, and dispensing phases on patient safety at the Outpatient Pharmacy of Marina Permata Hospital, Tanah Bumbu. A quantitative design with multiple linear regression was applied to assess both partial and simultaneous effects. The results showed that all three phases significantly influenced patient safety, with dispensing identified as the most dominant factor. Simultaneous analysis also confirmed a significant combined effect. The Adjusted R² value of 0.438 indicates that 43.8% of the variation in patient safety was explained by the three phases of medication error. These findings highlight that errors throughout the medication use process contribute to patient safety risks. Strengthening prescription accuracy, verification procedures, and dispensing practices is therefore essential to reduce medication errors and enhance patient safety. Keywords: Medication Error, Prescribing, Transcribing, Dispensing, Patient Safety. ABSTRAK Kesalahan pengobatan (*medication error*) berdampak signifikan terhadap keselamatan pasien dan mutu pelayanan kefarmasian. Penelitian ini mengkaji dampak kesalahan pada tahap penulisan resep (*prescribing*), penyalinan resep (*transcribing*), dan penyiapan serta penyerahan obat (*dispensing*) terhadap keselamatan pasien di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Marina Permata, Tanah Bumbu. Desain kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda digunakan untuk menilai pengaruh baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga tahap tersebut berpengaruh signifikan terhadap keselamatan pasien, dengan tahap penyiapan dan penyerahan obat (*dispensing*) teridentifikasi sebagai faktor yang paling dominan. Analisis simultan juga mengonfirmasi adanya pengaruh gabungan yang signifikan. Nilai *Adjusted R²* sebesar 0,438 menunjukkan bahwa 43,8% variasi dalam keselamatan pasien dijelaskan oleh ketiga tahap kesalahan pengobatan tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa kesalahan di sepanjang proses penggunaan obat berkontribusi terhadap risiko keselamatan pasien. Oleh karena itu, peningkatan akurasi penulisan resep, prosedur verifikasi, dan praktik penyiapan serta penyerahan obat sangat penting dilakukan untuk mengurangi kesalahan pengobatan dan meningkatkan keselamatan pasien. Kata Kunci: Kesalahan Pengobatan, Penulisan Resep, Penyalinan Resep, Penyiapan dan Penyerahan Obat, Dispensing, Keselamatan Pasien.