Sri Hartiyah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Usaha Kecap di Desa Tracap Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo M. Elfan Kaukab; Sri Hartiyah; Nanang Agus Suyono
JEPEmas: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bidang Ekonomi) Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : UP2MF Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) yang dilakukan di Desa Tracap Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo adalah untuk membekali soft skill pada masyarakat Desa Tracap Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo dalam mengenalkan produksi yang baik dan memasarkan produk kecap. Selain itu setelah menyelesaikan pelatihan, diharapkan masyarakat Desa Tracap dapat menjadi produsen kecap dengan omset yang baik untuk mengolah potensi SDA yang melimpah dan dapat dijadikan produk andalan di Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk ceramah, diskusi, dan praktek. Ceramah dilakukan oleh ahli pembuat kecap dan dilanjutkan dengan diskusi mengenai pengembangan usaha kecap agar dapat terserap pasar dengan baik. Peserta juga diberikan pelatihan pembuatan kecap yang berkualitas serta teknik-teknik dalam pemasarannya. Pelaksanaan pengabdian pengembangan potensi usaha kecap di Desa Tracap diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Tracap bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSIQ dan Pengusaha Kecap. Lembaga-lembaga ini bersinergi dalam kegiatan ini agar mampu memberikan pemahaman yang komprehensif bagi peserta mengenai bagaimana pengolahan, pengembangan, dan pemasaran kecap baik dari sisi praktek maupun teori. Peserta perlu dibekali dengan pemahaman akan pentingnya pengolahan potensi yang ada sehingga dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang mampu mengangkat potensi desa sebagai salah satu penyangga perekonomian lingkungan. Materi yang diberikan sangat ringan dan dapat diikuti oleh peserta karena dilakukan dengan praktek langsung sehingga peserta dapat terlibat serta berdiskusi dengan para pengabdi yang ahli dibidangnya masing-masing. Pemahaman yang diperoleh tentu tak lepas dari model pembelajaan yang interaktif dan tidak membosankan sehingga peserta tidak merasa jenuh dan mengikuti pengabdian dengan sungguh-sungguh.
Pendampingan Manajemen Usaha dan Keuangan Berbasis Digital pada Koperasi Purna Migran Sejahtera Kabupaten Wonosobo: Pendampingan Manajemen Usaha dan Keuangan Romandhon man; Sri Hartiyah; Susanti Susanti; Nur Baiti Jannati; Desy Wulandari; Nanang Agus Sunyono; Fella Yunita Fitriyani
JEPEmas: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bidang Ekonomi) Vol. 3 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : UP2MF Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan - Tujuan dari pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan keterampilan tata kelola manajemen usaha dan keuangan koperasi berbasis digital pada Koperasi Produsen Purna Migran Sejahtera Kabupaten Wonosobo. Metode - Pelaksanaan pendampingan ini dilakukan dengan mengidentifikasi permasalahan dari pengurus koperasi, mengeloimpokkan, dan pendampingan setiap permasalahan dengan penyampaian materi manajemen usaha dan pendampingan langsung pada praktek manajemen keuangan dengan menggunakan aplikasi accurate. Hasil – Peserta yang terdiri dari Pengurus Koperasi Produsen Purna Migran Sejahtera Kabupaten Wonosobo sangat antusias dalam mengikuti pelatihan mulai dari penyampaian materi mengenai tata kelola usaha dan tata kelola keuangan berbasis digital dengan menggunakan aplikasi accurate walaupun diperlukan usaha ekstra karena sebagian besar pengurus dalam mengelola keuangannya dengan cara manual, namun ahirnya mereka bisa mengenal dan berani mencoba mempraktekkan aplikasi accurate dengan baik.
Gandeng Para Remaja Dalam Digitalisasi Pengembangan Pemasaran Produk UMKM Di Desa Pucungbedug, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara Melalui Program “Muda Berkarya” M. Elfan Kaukab; Nanang Agus Sunyono; Sri Hartiyah; Susanti Susanti; Bahtiar Efendi; M. Trihudiyatmanto
JEPEmas: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bidang Ekonomi) Vol. 4 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : UP2MF Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pada artikel ini yakni kurangnya pemahaman masyarakat dan para pelaku UMKM di Desa Pucungbedug dalam membangun bisnis usahanya, sehingga kesulitan dalam meningkatkan produktivitas dan meluaskan pemasaran produknya. kurangnya inovasi pada produk UMKM ,sempitnya jangkauan pemasaran produk, murahnya hasil penjualan potensi desa, mayoritas masyarakat sekitar masih memasarkan hasil panen secara bahan baku sehingga sering mengalami kerugian karena perubahan harga pasar yang tidak menentu, kurangnya pelatihan pengelolahan produk dari potensi desa dan kurang aktifnya kegiatan PKK di desa pucungbedug. Artikel ini bertujuan mengolaborasi pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pandemi Covid-19 telah membuat mayoritas sektor ekonomi terutama UMKM menjadi stagnan. Eksesnya mayoritas pelaku UMKM tidak bisa berkembang dan banyak yang berakhir pada kebangkrutan. Hal inilah yang membuat, pelaku usaha UMKM mengubah strategi penjualan melalui skema digitalisasi. Seperti Skema digitalisasi yakni dengan memanfaatkan market place (perantara) dan menggunakan media sosial sebagai teknik pemasaran. Selain itu pelaku UMKM digital harus dapat bersinergi dengan warganet dalam pemasaran produk dan jasa. Dengan demikian skema pengembangan UMKM digital dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kegiatan perekonomian masyarakat. Artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengelaborasi berbagai literatur akan pengembangan UMKM digital. Artikel ini berpendapat bahwa pengembangan UMKM digital telah menjadi alternatif penyelamatan sekaligus pengembangan kewirausahaan digital di desa Pucungbedug. Oleh karena itu sebagai bentuk program kerja pengabdian, dilaksanakan beberapa kegiatan pemberdayaan remaja desa pucungbedug diantaranya : 1) Mengadakan seminar ekonomi “ Muda Berkarya” Pemberdayaan Remaja Dalam Pengembangan Digitalisasi Pemasaran Produk UMKM Desa Pucungbedung; 2) Pendampingan dan Pelatihan Pembuatan produk inovatife; 3) Pelatihan cara Foto produk yang menarik ; 4) Pelatihan pemasaran iklan dan copy writing; 5) Pelatihan manajemen toko dan laporan keuangan sederhana. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat Meningkatkan peran usaha mikro, kecil, dan menengah dalam pembangunan daerah, penciptaan lapangan kerja, pemerataan pendapatan, pertumbuhan ekonomi, dan pengentasan rakyat dari kemiskinan. Dan juga dapat Meningkatkan pengetahuan peserta tentang media sosial sebagai tempat pemasaran produk berbagai informasi terkini tentang perkembangan teknologi digital dan dampaknya terhadap bisnis.