Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fasal 6 Permulaan Belajar, Ukuran Belajar & Tata Tertib Belajar Martoyo; Tinah
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v2i1.621

Abstract

Permulaan belajar, ukuran belajar, dan tata tertib belajar dalam kitab ta'alim mutalim berfokus pada strategi dan prinsip yang diterapkan dalam proses belajar. Menurut imam abu hanifah menekankan pentingnya memulai pekerjaan pada hari rabu, karena hari ini dianggap sebagai hari yang penuh dengan keberkahan bagi orang mukmin dan tidak membawa berkah bagi orang kafir. Menurut syekh imam umar bin abu bakar az-zaranji, ukuran bagi seorang pelajar yang baru memulai belajar adalah mengulang pelajaran tersebut sebanyak dua kali. Setiap harinya ditambah satu kalimat sehingga pelajaran tersebut semakin bertambah sehingga pelajar mampu mengingatnya dengan baik. Dalam konteks belajar, tata tertib dapat diartikan sebagai serangkaian aturan yang dirancang untuk mengendalikan sikap yang harus ditaati. Jenis penelitian jurnal ini digolongkan ke dalam penelitian kepustakaan (library research), yaitu penelitian yang dilakukan di ruang perpustakaan untuk menghimpun dan menganalisis data yang bersumber dari perpustakaan, baik berupa buku-buku, dokumen-dokumen dan materi perpustakaan lainny. Dari penjelasan diatas maka permulaan belajar, ukuran belajar, dan tata tertib belajar dalam kitab ta'alim mutalim menekankan pentingnya memulai belajar pada hari yang tepat, mengulang pelajaran dengan frekuensi yang tepat, dan mengikuti aturan yang diterapkan untuk mencapai hasil belajar yang optimal.
Implementasi Kurikulum Merdeka Dengan Pendekatan Deep Learning Di SMP Islam Darul Mukminin Banyuresmi: Penelitian Tinah; Ayu Puji Rahyu; Lieska Sukmawati; Triana Rizki Amelia
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5596

Abstract

Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran bermakna yang mendorong pengembangan kompetensi dan karakter peserta didik melalui pengalaman belajar yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi Kurikulum Merdeka dengan pendekatan deep learning dalam konteks nyata pembelajaran di SMP Darul Mukminin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi guru, kepala sekolah dan peserta didik di SMP Darul Mukminin. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pembelajaran, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen KSP (Kurikulum Satuan Pendidikan) serta model ajar. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning diimplementasikan melalui pembelajaran berbasis projek, pembelajaran kontekstual yang dekat dengan kehidupan peserta didik, fasilitasi diskusi reflektif, serta penerapan asesmen formatif secara berkelanjutan. Implementasi tersebut berdampak pada meningkatnya keterlibatan belajar, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman konseptual peserta didik. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan kendala berupa variasi pemahaman guru terhadap konsep deep learning, keterbatasan waktu pembelajaran, serta kesiapan peserta didik dalam belajar mandiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan deep learning sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka dan berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran di SMP Darul Mukminin apabila didukung oleh penguatan kompetensi guru dan dukungan kebijakan sekolah secara berkelanjutan.