Transformasi menuju transportasi berkelanjutan mendorong PT Pos Indonesia untuk mempertimbangkan penggunaan kendaraan listrik sebagai alternatif armada kendaraan jabatan. Namun, implementasi kendaraan listrik memerlukan kajian mengenai efisiensi biaya operasional dan kelayakan ekonomi, khususnya pada armada yang menggunakan skema sewa (operating lease). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Total Cost of Ownership (TCO), reduksi emisi karbon, serta kelayakan ekonomi konversi kendaraan jabatan PT Pos Indonesia Regional 3 dari kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik menggunakan pendekatan Cost-Benefit Analysis (CBA). Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar pertimbangan perusahaan dalam pengambilan keputusan konversi armada yang lebih efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif yang menggunakan pendekatan penalaran ilmiah secara deduktif. Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi perusahaan, observasi, wawancara, dan studi pustaka. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Total Cost of Ownership (TCO) untuk menghitung seluruh komponen biaya kendaraan selama periode analisis lima tahun yang meliputi biaya sewa kendaraan, biaya langganan baterai (battery subscription), biaya energi, biaya pemeliharaan, biaya pajak kendaraan, dan biaya asuransi. Selanjutnya dilakukan Cost-Benefit Analysis (CBA) menggunakan pendekatan incremental cash flow dengan indikator Net Present Value (NPV) dan Benefit Cost Ratio (BCR), serta analisis reduksi emisi karbon untuk mengevaluasi manfaat lingkungan dari konversi kendaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya armada kendaraan konvensional selama lima tahun sebesar Rp12.480.000.000, sedangkan total biaya armada kendaraan listrik sebesar Rp11.089.592.550, sehingga diperoleh penghematan sebesar Rp1.390.407.450 atau efisiensi biaya sebesar 11,1%. Konversi kendaraan juga mampu menurunkan emisi karbon sebesar 201,92 ton CO₂ atau 45,5% selama periode analisis. Hasil Cost-Benefit Analysis menunjukkan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp1.144.150.220 dan Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 2,61, sehingga konversi kendaraan jabatan PT Pos Indonesia Regional 3 dari kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik melalui skema operating lease dinyatakan layak untuk diterapkan. Kata Kunci: kendaraan listrik, Total Cost of Ownership, Cost-Benefit Analysis, operating lease, emisi karbon.