Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Amaliyah Aswaja Untuk Meningkatkan Sikap Religius Santri Ponpes Raudlatul Ulum 1 Ganjaran Izzal Fauzi; Khoirul Arifin; Sutriyaningsih Sutriyaningsih; Muhammad Ali Abrori
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk implementasi amaliyah Ahlussunnah Wal Jama’ah (Aswaja) serta menganalisis pengaruhnya dalam meningkatkan sikap religius santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Ganjaran. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan moderat, toleran, dan berakhlakul karimah melalui pembiasaan amaliyah keaswajaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi santri, kiai, dan asatidz yang terlibat langsung dalam pelaksanaan amaliyah Aswaja. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi amaliyah Aswaja di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Ganjaran diwujudkan melalui kegiatan rutin seperti tahlil, istighosah, sholawatan, burdah, ratibul haddad, wirid harian, pengajian kitab klasik, serta pembiasaan ibadah berjamaah. Nilai-nilai utama Aswaja, yaitu tawassuth (moderasi), tawazun (keseimbangan), tasamuh (toleransi), dan i’tidal (keadilan), terinternalisasi dalam kehidupan santri sehari-hari. Implementasi tersebut berpengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter religius santri, yang tercermin dalam meningkatnya kedisiplinan ibadah, akhlak mulia, sikap toleran, serta kesadaran sosial. Faktor pendukung implementasi meliputi keteladanan kiai dan asatidz serta dukungan kolaboratif dengan orang tua, sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan sarana prasarana dan metode pembelajaran yang belum sepenuhnya inovatif.
Pengaruh Metode Problem-Based Learning terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP NU Pakis: Pengaruh Metode Problem-Based Learning terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP NU Pakis Asmaul Khusnah; Abdul Qodir; Khoirul Arifin; Abdurrahman
Dakwatussifa: Journal of Da'wah and Communication Vol. 5 No. 1 (2026): Dakwatussifa: Journal of Da'wah and Communication
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56146/dakwatussifa.v5i1.534

Abstract

Abstract: This study aims to measure the effect of the Problem-Based Learning (PBL) method on students' learning outcomes in Islamic Religious Education (PAI) at SMP NU Pakis. The study was motivated by the consistently low PAI learning outcomes among Grade VIII students who had not reached the Minimum Mastery Criteria (KKM), compounded by the dominance of conventional teaching methods and limited active student engagement. A quantitative approach with a quasi-experimental design was employed. Data were collected via questionnaire and documentation from 61 Grade VIII students (classes 8A Tahfidz and 8B Unggulan) in the 2025/2026 academic year. All questionnaire items were found to be valid, with acceptable reliability for the PBL variable (α = 0.577) and learning outcomes (α = 0.642). The Kolmogorov-Smirnov normality test confirmed normal data distribution (sig. 0.200 > 0.05). Simple linear regression analysis yielded a significant F-value (sig. 0.000 < 0.05), indicating that PBL exerts a simultaneous and significant effect on PAI learning outcomes. The findings suggest that PBL effectiveness is most evident when implemented comprehensively and collectively across instructional contexts. This research provides empirical contributions to the development of active learning methods within PAI in Islamic junior high schools. Keywords:Problem-Based Learning, Learning Outcomes, Islamic Religious Education, Active Learning, Islamic Junior High School
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN MEMBACA AL-QUR'AN MENGGUNAKAN METODE USMANI BAGI SANTRI PUTRA DI PONDOK PESANTREN MA'WATTAIBIN Khoirul Arifin
Jurnal Bakti Sosial Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Cv Arsy Persada Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63736/jbs.v5i1.1188

Abstract

Pendampingan pembelajaran membaca Al-Qur'an merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan santri dalam membaca Al-Qur'an secara benar sesuai dengan kaidah makhraj dan tajwid. Berdasarkan hasil observasi awal di Pondok Pesantren Ma'wattaibin, masih ditemukan variasi kemampuan membaca Al-Qur'an pada santri putra, meliputi ketidaktepatan makhraj huruf, kesalahan penerapan hukum tajwid, kurangnya kelancaran membaca, serta rendahnya kepercayaan diri ketika membaca Al-Qur'an di hadapan guru maupun teman sebaya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pendampingan pembelajaran membaca Al-Qur'an menggunakan Metode Usmani serta menganalisis dampaknya terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an santri putra. Kegiatan menggunakan pendekatan participatory mentoring dengan melibatkan 30 santri putra. Pendampingan dilaksanakan secara rutin melalui tahapan observasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan menerapkan teknik talaqqi, musyafahah, latihan (drill), serta pembelajaran klasikal dan individual. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan menggunakan Metode Usmani memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an santri. Perbaikan terlihat pada ketepatan makhraj huruf, penerapan hukum tajwid, kelancaran membaca, serta meningkatnya kepercayaan diri santri dalam membaca Al-Qur'an. Selain itu, santri menunjukkan partisipasi belajar yang lebih aktif dan antusias selama proses pembelajaran. Dengan demikian, Metode Usmani dapat menjadi alternatif model pendampingan yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran membaca Al-Qur'an di lingkungan pondok pesantren.