Fenomena side hustle semakin banyak dijumpai di kalangan mahasiswa sebagai respons terhadap kebutuhan ekonomi, perkembangan teknologi digital, dan keinginan untuk meningkatkan kapasitas diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji motivasi mahasiswa Universitas Mataram (UNRAM) dalam menjalankan side hustle, strategi yang digunakan untuk menyeimbangkan aktivitas akademik dan pekerjaan sampingan, serta dampaknya terhadap kemandirian ekonomi, pengembangan keterampilan, dan pembentukan identitas diri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terbuka yang diisi oleh 40 mahasiswa aktif UNRAM yang menjalankan side hustle. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui proses pengodean, pengelompokan kategori, dan identifikasi tema-tema utama. Hasil penelitian menunjukkan lima tema utama, yaitu: (1) motivasi ekonomi dan dorongan untuk mencapai kemandirian finansial, (2) fleksibilitas platform digital yang mendukung aktivitas side hustle, (3) strategi adaptasi mahasiswa dalam mengelola tuntutan akademik dan pekerjaan, (4) dampak side hustle terhadap pengembangan keterampilan dan pengalaman kerja, serta (5) transformasi identitas diri yang ditandai dengan meningkatnya rasa percaya diri dan jiwa kewirausahaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa side hustle tidak hanya dipandang sebagai sumber pendapatan tambahan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran praktis yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika gig economy di kalangan mahasiswa serta menjadi bahan pertimbangan bagi perguruan tinggi dalam merancang program pendampingan dan pengembangan kewirausahaan mahasiswa.