Nailatu Firha
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SKRINING KELAINAN REFRAKSI DAN EDUKASI KESEHATAN MATA PADA SISWA SMP DAN SMA BHAKTI MULYA 400 Murni Marlina Simarmata; Annadira Nabilla Sari; Ai Siti Lestari; Nailatu Firha; Anita Nur Anisa
Journal Peduli Kesehatan Mata Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Peduli Kesehatan Mata
Publisher : Akademi Refraksi Optisi dan Optometry Gapopin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54363/fctbje55

Abstract

Gangguan refraksi merupakan salah satu penyebab utama penurunan tajam penglihatan pada anak dan remaja usia sekolah yang dapat memengaruhi proses belajar serta kualitas hidup siswa. Rendahnya kesadaran akan pentingnya pemeriksaan mata secara berkala menyebabkan banyak kasus kelainan refraksi tidak terdeteksi dan tidak terkoreksi dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan tujuan mendeteksi dini kelainan refraksi serta meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kesehatan mata melalui skrining dan edukasi kesehatan mata pada siswa SMP dan SMA Bhakti Mulya 400. Metode kegiatan meliputi pemeriksaan tajam penglihatan (visus), pemeriksaan refraksi untuk mengidentifikasi jenis dan derajat kelainan refraksi, serta pemberian edukasi secara langsung mengenai pentingnya pemeriksaan mata rutin, penggunaan kacamata yang tepat, dan kebiasaan menjaga kesehatan mata dalam aktivitas belajar sehari-hari. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kelainan refraksi, dengan miopia sebagai gangguan refraksi yang paling banyak ditemukan. Sebagian besar kasus miopia termasuk kategori miopia rendah, namun ditemukan pula siswa dengan miopia sedang hingga tinggi yang memerlukan perhatian dan tindak lanjut lebih lanjut. Selain itu, masih terdapat siswa yang mengalami gangguan refraksi tetapi belum menggunakan koreksi penglihatan berupa kacamata. Kegiatan edukasi yang diberikan juga meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata dan melakukan pemeriksaan mata secara berkala. Dengan demikian, skrining kelainan refraksi dan edukasi kesehatan mata berbasis sekolah merupakan upaya promotif dan preventif yang efektif untuk mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini serta meningkatkan kesadaran siswa dalam menjaga kesehatan mata guna mendukung proses belajar yang optimal. Refractive errors are one of the leading causes of decreased visual acuity among school-aged children and adolescents, potentially affecting their learning process and quality of life. Low awareness of the importance of regular eye examinations has resulted in many cases of refractive errors remaining undetected and inadequately corrected. This community service activity was conducted as an implementation of the Tri Dharma of Higher Education with the aim of early detection of refractive errors and improving students’ knowledge of eye health through vision screening and eye health education among students of Bhakti Mulya 400 Junior and Senior High School. The methods included visual acuity assessment, refractive examinations to identify the type and degree of refractive errors, and direct educational sessions on the importance of regular eye examinations, proper spectacle use, and healthy visual habits in daily learning activities. The results showed that most students had refractive errors, with myopia being the most commonly identified condition. The majority of myopia cases were classified as low myopia; however, several students were found to have moderate to high myopia requiring further attention and follow-up. In addition, some students with refractive errors were not yet using appropriate spectacle correction. The educational intervention also improved students’ understanding of the importance of maintaining eye health and undergoing regular eye examinations. Therefore, school-based refractive error screening and eye health education represent effective promotive and preventive strategies for the early detection of visual disorders and for increasing students’ awareness of maintaining eye health to support optimal learning outcomes.