Emi Sepitri Rahayu
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MANAJEMEN PROGRAM DESA CINTA STATISTIK (CANTIK) DI DESA KEMANISAN KABUPATEN SERANG Emi Sepitri Rahayu; Yeni Widyastuti
PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy Vol. 2 No. 1 (2026): PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy
Publisher : PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) merupakan program Badan Pusat Statistik (BPS) yang bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan data statistik sebagai dasar perencanaan pembangunan berbasis data. Desa Kemanisan, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang ditetapkan sebagai salah satu desa pelaksana Program Desa Cantik Tahun 2022 karena masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam pengelolaan data, kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen Program Desa Cantik di Desa Kemanisan menggunakan perspektif fungsi manajemen George R. Terry yang meliputi planning, organizing, actuating, dan controlling. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Desa Cantik telah menerapkan keempat fungsi manajemen secara sistematis. Namun, implementasi program belum berjalan secara optimal karena masih terdapat kendala pada kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan data, koordinasi antarpemangku kepentingan, keterbatasan dukungan teknologi informasi, serta efektivitas pengawasan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas aparatur, peningkatan koordinasi antarlembaga, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan mekanisme monitoring dan evaluasi guna mendukung tata kelola data desa yang lebih efektif dan berkelanjutan.