Hasan Muhamad
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI DESA LAMBARA KECAMATAN TANAMBULAVA KABUPATEN SIGI Lefina Christi; Hasan Muhamad; Ince Dian Afnita
PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy Vol. 2 No. 1 (2026): PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy
Publisher : PATRIOT: Journal of Public Administration and Policy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Desa Lambara, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian ditentukan secara purposive sampling yang terdiri atas perangkat desa, kepala dusun, dan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan kebersihan lingkungan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan belum berlangsung secara optimal pada seluruh tahapan partisipasi. Pada tahap perencanaan, keterlibatan masyarakat masih didominasi oleh perangkat desa dan tokoh masyarakat sehingga partisipasi warga dalam pengambilan keputusan masih rendah. Pada tahap pelaksanaan, kegiatan gotong royong belum dilakukan secara rutin dan partisipasi masyarakat masih dipengaruhi oleh kesibukan serta keterbatasan sarana pendukung. Pada tahap pemanfaatan hasil, masyarakat telah merasakan manfaat kegiatan kebersihan, namun belum diikuti oleh perubahan perilaku yang berkelanjutan. Sementara itu, pada tahap pemeliharaan, rendahnya kesadaran masyarakat serta belum adanya mekanisme pemeliharaan yang terstruktur menyebabkan hasil kegiatan kebersihan belum dapat dipertahankan secara optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan partisipasi masyarakat memerlukan penguatan edukasi lingkungan, penyediaan sarana pendukung, serta kolaborasi yang lebih efektif antara pemerintah desa dan masyarakat agar pengelolaan kebersihan lingkungan dapat berlangsung secara berkelanjutan.