Ince Dian Afnita
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

KUALITAS PELAYANAN SISTEM PEMBAYARAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR RODA 4 DI KANTOR SAMSAT WILAYAH HUKUM KABUPATEN DONGGALA Candra Yogi Dwitama Tandi; Dewi Cahyawati Abdullah; Ince Dian Afnita
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 1 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan sistem pembayaran pajak kendaraan bermotor roda 4 di Kantor Samsat Wilayah Hukum Kabupaten Donggala dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan informan yang terdiri dari wajib pajak dan pegawai Samsat, serta penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek tangible dan reliability perlu diperbaiki, terutama terkait fasilitas fisik yang kurang memadai dan ketidakkonsistenan waktu pelayanan. Aspek responsiveness juga menjadi perhatian karena lambatnya respon terhadap keluhan masyarakat dan kendala teknis. Namun, aspek assurance dan empathy sudah berjalan cukup baik, di mana petugas mampu memberikan pelayanan yang sopan dan perhatian personal kepada masyarakat. Penelitian ini menyarankan perbaikan dalam infrastruktur, penambahan petugas, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kecepatan pelayanan dan kepuasan masyarakat.
KUALITAS PELAYANAN SIM KELILING DI WILAYAH HUKUM POLRES MOROWALI UTARA Virgiawan Virgiawan; Timudin DG Mangera Bauwo; Ince Dian Afnita
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan SIM Keliling di Polres Morowali Utara melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilakukan untuk memahami pengalaman masyarakat dalam memperoleh layanan, serta faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan dan persepsi mereka terhadap pelayanan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan petugas dan masyarakat sebagai informan utama, serta melalui dokumen pendukung dan literatur terkait. Analisis kualitas pelayanan menggunakan model SERVQUAL yang mencakup lima dimensi: Tangibles (bukti fisik), Reliability (keandalan), Responsiveness (daya tanggap), Assurance (jaminan), dan Empathy (empati). Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit SIM Keliling telah dilengkapi dengan sarana prasarana yang memadai dan petugas yang profesional, namun terdapat kendala seperti gangguan teknis, antrean panjang, kenyamanan ruang tunggu yang terbatas, dan inkonsistensi penerapan prioritas bagi kelompok rentan. Faktor-faktor ini memengaruhi persepsi masyarakat terhadap keandalan, daya tanggap, dan empati dalam pelayanan. Peningkatan kualitas pelayanan dapat dicapai melalui perbaikan fasilitas, penguatan infrastruktur teknis, manajemen antrean yang efektif, pelatihan petugas, serta transparansi informasi prosedur dan biaya. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi peningkatan layanan publik di institusi kepolisian, khususnya dalam menghadirkan pelayanan yang lebih profesional, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
KINERJA APARAT KEPOLISIAN DALAM PELAYANAN TINDAK PIDANA PEREMPUAN DAN ANAK PADA UNIT PPA KANTOR KEPOLISIAN RESOR MOROWALI Erwin Ibrahim; Timudin DG Mangera Bauwo; Ince Dian Afnita
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Morowali dalam menangani tindak pidana terhadap perempuan dan anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari anggota Unit PPA, masyarakat yang pernah melapor, dan perwakilan LSM yang bekerja sama dengan Unit PPA. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi kualitas, kuantitas, ketepatan waktu, efektivitas, kemandirian, dan komitmen kerja Unit PPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Unit PPA Polres Morowali memiliki pelayanan yang berkualitas dan efektif. Anggota unit menunjukkan kompetensi tinggi, ketepatan waktu dalam penanganan kasus, kemandirian dalam penegakan hukum, serta komitmen kerja yang kuat. Masyarakat dan LSM menilai Unit PPA responsif dan profesional, meskipun sosialisasi dan edukasi preventif kepada masyarakat masih perlu ditingkatkan. Kolaborasi dengan LSM dan instansi terkait menjadi strategi penting untuk memastikan pelayanan yang komprehensif kepada korban. Dengan demikian, Unit PPA Polres Morowali berperan signifikan dalam perlindungan perempuan dan anak, dan peningkatan kompetensi serta koordinasi menjadi faktor kunci dalam menciptakan pelayanan yang efektif dan optimal.
EFEKTIVITAS PEMBERANTASAN NARKOBA DI WILAYAH PERBATASAN MOROWALI UTARA PADA SATUAN RESERSE NARKOBA KANTOR KEPOLISIAN RESOR MOROWALI UTARA Sumardi Sumardi; Timudin DG Mangera Bauwo; Ince Dian Afnita
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas pemberantasan narkoba di wilayah perbatasan Morowali Utara oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Morowali Utara. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di Kantor Polres Morowali Utara. Informan dipilih secara purposive sampling, terdiri dari aparat kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga yang terlibat dalam program sosialisasi maupun rehabilitasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek pencapaian tujuan, Polres Morowali Utara berhasil meningkatkan jumlah pengungkapan kasus narkoba, namun upaya pencegahan dan rehabilitasi masih terbatas. Dari aspek integrasi, koordinasi antar-instansi sudah berjalan tetapi belum maksimal, sementara partisipasi masyarakat masih terhambat oleh keterbatasan akses komunikasi. Dari aspek adaptasi, pemanfaatan teknologi dan pendekatan humanis mulai dilakukan, tetapi implementasinya masih terbatas pada wilayah tertentu. Secara keseluruhan, pemberantasan narkoba di Morowali Utara masih lebih menitikberatkan pada penindakan, sementara aspek pencegahan dan rehabilitasi belum mendapat porsi yang seimbang. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan sosialisasi di daerah terpencil, peningkatan fasilitas rehabilitasi, optimalisasi koordinasi antar-instansi, perluasan pemanfaatan teknologi, serta kemitraan berkelanjutan dengan masyarakat.
EFEKTIVITAS PELAYANAN TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI SATUAN RESERSE KRIMINAL KANTOR KEPOLISIAN SEKTOR BAHODOPI Rudihartono Rudihartono; Ahmad Sinala; Ince Dian Afnita
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan persoalan sosial yang berdampak serius terhadap kondisi fisik, psikologis, dan sosial korban. Kepolisian, melalui dasar hukum Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT, memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan serta penegakan hukum yang adil. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelayanan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polsek Bahodopi dalam menangani kasus KDRT dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan kepolisian relatif baik pada aspek kecepatan, ketepatan, dan kemudahan, namun aspek keadilan masih menjadi kendala. Sebagian korban menilai bahwa proses hukum belum sepenuhnya memberikan rasa aman dan efek jera bagi pelaku. Kesimpulannya, meskipun Polsek Bahodopi telah menunjukkan komitmen dalam menangani KDRT, diperlukan peningkatan konsistensi penegakan hukum, penguatan koordinasi dengan lembaga terkait, serta edukasi publik untuk mewujudkan perlindungan korban yang lebih optimal.
KINERJA APARAT KEPOLISIAN DALAM PELAYANAN SURAT TANDA MELAPOR ORANG ASING DI SATUAN INTELKAM KANTOR KEPOLISIAN RESOR MOROWALI Mas’ud Usman; Timudin DG Mangera Bauwo; Ince Dian Afnita
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan Surat Tanda Melapor Orang Asing (STM) merupakan salah satu bentuk tugas strategis Polri dalam mengawasi keberadaan dan aktivitas warga negara asing di Indonesia. Di Kabupaten Morowali, kebutuhan pelayanan STM meningkat seiring perkembangan sektor pertambangan dan industri yang mendorong masuknya tenaga kerja asing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja aparat kepolisian dalam pelayanan STM di Satuan Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Kepolisian Resor Morowali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan STM di Polres Morowali telah berjalan sesuai prosedur dengan indikator kecepatan, ketepatan, kemudahan, dan keadilan. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, proses pencatatan manual yang memakan waktu, serta kurangnya pemahaman masyarakat terkait prosedur pelayanan. Meskipun demikian, aspek keadilan dan kesetaraan pelayanan tetap dijaga dengan baik. Kesimpulannya, kinerja aparat kepolisian dalam pelayanan STM di Polres Morowali tergolong cukup baik, namun memerlukan inovasi berbasis teknologi, peningkatan kapasitas personel, serta perluasan akses informasi publik agar pelayanan lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
KINERJA ANGGOTA BRIMOB DALAM PENANGANAN KONFLIK DI MASYARAKAT PADA SATUAN KOMPI 4 BATALIYON A PELOPOR KOTA TOLI-TOLI Muhammad Rizal; Timudin DG Mangera Bauwo; Ince Dian Afnita
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja anggota Brimob dalam penanganan konflik di masyarakat pada Satuan Kompi 4 Batalyon A Pelopor Kota Toli-Toli. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen. Analisis kinerja dilakukan berdasarkan lima indikator, yaitu produktivitas, kualitas, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota Brimob memiliki kinerja yang baik pada indikator produktivitas, kualitas, dan responsivitas, namun responsibilitas dan akuntabilitas masih menghadapi kendala terkait keterbatasan fasilitas, sumber daya, dan komunikasi dengan masyarakat. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan dukungan organisasi, pelatihan berkelanjutan, serta penguatan komunikasi dan keterlibatan masyarakat untuk meningkatkan efektivitas, tanggung jawab, dan akuntabilitas dalam penanganan konflik.