This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abdi Insani
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI GIZI DAN PENCEGAHAN INFEKSI: STRATEGI GANDA PENCEGAHAN STUNTING PADA WANITA USIA REPRODUKTIF DI BANYUATIS, BALI Habsyi Nur Hamidah; Nia Ardelia Ramadhani; Yuvisha Naura Salma; Anisa Lailatul Fitria; Salma Zulqaida; Ni Luh Ayu Megasari
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 3 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i3.3461

Abstract

Stunting masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia, termasuk Provinsi Bali. Masalah gizi, seperti Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan anemia serta kejadian infeksi kongenital (terutama HIV dan Hepatitis B yang termasuk dalam spektrum TORCH), merupakan prioritas intervensi di Provinsi Bali untuk menekan prevalensi stunting. Oleh karena itu, optimalisasi status kesehatan wanita usia reproduktif melalui optimalisasi gizi dan pencegahan penyakit infeksi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kesehatan di wilayah Banyuatis. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran wanita usia reproduktif mengenai optimalisasi gizi dan pencegahan infeksi sebagai kunci utama mitigasi stunting. Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada 27 Agustus 2025 di desa Banyuatis, Bali. Metode kegiatan adalah edukasi berupa ceramah dan sesi tanya jawab interaktif, serta pemberian buklet digital. Desain penelitian dalam kegiatan ini adalah one-group pretest-posttest dengan jumlah peserta 35 wanita usia reproduktif. Efektivitas intervensi dievaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test Peningkatan skor pengetahuan yang signifikan terbukti pada peserta setelah edukasi dilakukan. Terdapat kenaikan rerata skor dari 63,72 (pre-test) menjadi 78,29 (post-test), yang merepresentasikan peningkatan sebesar 22,64%. Selanjutnya, hasil uji statistik Wilcoxon Signed−Rank menunjukkan nilai p < 0,001, yang secara kuat memvalidasi bahwa peningkatan rerata skor pengetahuan tersebut bersifat signifikan. Peningkatan ini menunjukkan bahwa edukasi optimalisasi gizi dan pencegahan penyakit infeksi (TORCH) melalui metode ceramah dan sesi tanya jawab interaktif merupakan strategi yang relevan dan efektif dalam mendukung percepatan penurunan prevalensi stunting di Bali. Rekomendasi tindak lanjut mencakup monitoring perilaku setelah edukasi dan penguatan peran kader  setempat untuk memastikan keberlanjutan perubahan perilaku positif di masyarakat.