Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Psikososial Anak Pascabencana Siklon Tropis Senyar melalui KKN Tematik Multidisiplin di Pidie Jaya Ahmad Nubli Gadeng; Amelia Zahara; Khairatul Athiah; Muhammad Aulia Rizky; Isyfi Azkia; Ayi Rahmatul Auliya; Khaldhaa Luqnaya Rusydi; Dhia Annisa Ahmad; Syifa Annafi Adha; Muhammad Hasan Syazuly; Muhammad Hasbul Wafi; Mhd Raffi Akbar
Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Catimore: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56921/cpkm.v5i1.374

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian untuk memberikan pendampingan psikososial anak pascabencana Siklon Tropis Senyar melalui KKN Tematik Multidisiplin di Pidie Jaya. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, serta pelaksanaan program edukasi dan pendampingan berbasis partisipatif. Hasil kegiatan pengabdian berupa Kegiatan mandiri yang mana program dirancang dan dilaksanakan sesuai dengan disiplin ilmu atau keterampilan khusus masing-masing mahasiswa. Sementara itu, kegiatan kelompok merupakan kegiatan bersama yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, sosial-budaya, lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat. Seluruh kegiatan dirancang berdasarkan hasil observasi dan identifikasi permasalahan pada masa survei awal. Bidang kegiatan mandiri yang dipilih yaitu Bimbingan dan Konseling berupa Psikososial Anak Pascabencana, Keperawatan berupa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Ilmu Hukum berupa Edukasi Rambu Lalu Lintas, Kesenian berupa Terapi Seni. Pemilihan berbagai program hasil dari observasi awal sesuai kebutuhan di lokasi pengabdian dan tentunya juga disesuaikan dengan latar belakang keilmuan mahasiswa serta kebutuhan masyarakat, khususnya anak-anak yang terdampak banjir dan menunjukkan gejala kecemasan, ketakutan, serta perubahan perilaku pascabencana.
Makna Simbolik dan Nilai Estetika Ragam Hias pada Arsitektur Masjid Tuha Indrapurwa Aceh Besar Tarina Dara Meutuah; Reftha Fazariyani L. S.; Dhia Annisa Ahmad; Ayi Rahmatul Auliya; Ilham Habib; Alisa Desi Dalila; Yuli Astuti
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): September: Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : PT. ALHAFI BERKAH INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62007/joumi.v3i3.1040

Abstract

This study aims to examine the reconstruction of the Tuha Indrapurwa Mosque in Lam Badeuk Village, Peukan Bada District, Aceh Besar Regency. The Tuha Indrapurwa Mosque is one of the oldest mosques in Aceh, possessing significant historical, cultural, and architectural value as a representation of the cultural acculturation process during the spread of Islam in the region. The study employs a qualitative descriptive method with a historical approach. Data were gathered through observation, interviews with community leaders and mosque administrators, and documentation. The findings indicate that the post-2004 tsunami reconstruction of the Tuha Indrapurwa Mosque was carried out with the support of non-governmental organizations (NGOs), resulting in changes to certain building materials and structural elements. Nevertheless, key architectural features such as the tiered roof structure, the *mimbar* (pulpit), spatial orientation, and other symbolic elements were preserved as integral parts of the local community's historical and spiritual identity. An analysis of these architectural elements reveals a blend of Islamic values ​​and local culture that remains intact to this day. Consequently, the reconstruction of the Tuha Indrapurwa Mosque serves not only as a physical restoration effort but also as a means of preserving the cultural heritage and identity of the Acehnese people.